Ini Kata WNI, Soal Lockdown di Belanda

Penyebaran virus corona atau Covid 19 tidak hanya melanda negara tercinta kita Indonesia tapi seluruh dunia, salah satunya adalah Belanda.

Penyebaran virus tersebut membuat Belanda mencatat jumlah kasus Covid 19 mencapai 23.097 orang. Sehingga membuat Pemerintah Belanda terus tingkatkan pengawasan dengan menerapkan karantina wilayah cerdas.

Salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Belanda yaitu Edi Kusnaedi menceritakan bahwa semenjak meluasnya Covid 19 di Belanda, pemerintah negara tersebut terus memberikan pengarahan agar masyarakatnya menjaga kondisi dengan baik, dengan melaksanakan Social Distancing.

Ia mencontohkan saat membeli kebutuhan pokok kehidupan sehari-hari di Toko. Dimana semua yang belanja harus menjaga jarak 1,5 meter.

“Kalau di Supermarket belanja enggak boleh deketan ada jarak minimal 1,5 meter. Terus ke Supermarket harus sendiri enggak boleh lebih,” ujarnya saat dihubungi langsung oleh Brief.id, Sabtu (11/04).

Edi juga menambahkan kalau masyarakat yang ingin pergi ke toko – toko kecil harus bergiliran. Dimana setiap toko hanya memberlakukan maksimal 3 orang yang boleh masuk.

“Kalau kita belanja di sediakan trolly yang udah dibersihkan sama staff khusus buat bersihin,” tambahnya.

Sementara itu, Edi juga mengungkapkan bahwa setiap masyarakat yang ingin mengunjunggi sanak saudaranya hanya diperbolehkan maksimal 3 orang saja. Hal ini dilakukan untuk tidak meluasnya penyebaran virus tersebut.

“Maksimum visit ke rumah orang itu 3 orang, engga boleh lebih.”

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

AI Factory NVIDIA di Batam Berpotensi Hasilkan US$ 30 Miliar

BRIEF.ID - Rencana pembangunan AI Factory NVIDIA di Batam,...

Mayoritas Bursa Asia Menguat, Korsel dan Jepang Pulih dari Tekanan Saham AI

BRIEF.ID – Sebagian besar pasar saham Asia ditutup menguat...

Pelibatan Babinsa Untuk Awasi Wajib Pajak Tuai Kritik Keras

BRIEF.ID – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan...

Pramono Targetkan Terbitkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun pada 2027

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menargetkan penerbitan Obligasi...