Ini Hasil Lobi Prabowo ke Pakistan dan Rusia

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto minta bantuan tenaga medis dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif beberapa hari lalu di Islamabad.

Presiden RI, Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya mengemukakan bahwa Indonesia masih mengalami kekurangan 150.000 dokter, seperti dokter umum, dokter spesialis maupun dokter gigi.

Menurut Teddy, salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah di antaranya adalah membangun puluhan fakultas kedokteran baru di setiap provinsi.

“Dan untuk itu beliau ingin segera membuat puluhan fakultas baru. Terutama di setiap provinsi harus ada fakultas kedokteran baru. Pakistan sepakat mendorong program tersebut,” tutur Teddy dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (12/12).

Selain bidang kesehatan, kerja sama lain yang telah ditandatangani dan disepakati oleh Presiden Prabowo bersama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif adalah di sektor pertanian, perdagangan, ekonomi, riset, serta sains dan teknologi.

“Ada beberapa perjanjian yang disepakati dan ada tujuh yang ditandatangani,” kata Teddy.

Dari Negara Pakistan, Prabowo langsung melanjutkan perjalanan ke Rusia pada Rabu (10/12) untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

Pertemuan bilateral yang telah berlangsung sekitar tiga jam itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, terutama di bidang pertanian, riset, teknologi, serta transfer teknologi.

“Rusia ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang pertanian, riset, teknologi, dan pertukaran transfer teknologi. Ada beberapa kesepakatan yang sangat penting yang diketahui oleh kedua pemimpin,” ujar Teddy. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Trump Kembali Tabuh Genderang Perang Tarif, KSSK: Ketidakpastian Global Makin Meningkat

BRIEF.ID - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan ketidakpasatian...

Jenazah Pendeta Wuwungan Disemayamkan di Wisma GPIB, FMS GPIB Ajak Umat Beri Penghormatan Terakhir

BRIEF.ID - Jenazah almarhum Pendeta O. E. Ch. Wuwungan...

Pemerintah Anggarkan Rp1,8 Triliun di Triwulan I 2026 untuk Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar

BRIEF.ID - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menganggarkan Rp1,8...

Menkeu Optimistis Perekonomian Nasional Tetap Baik

BRIEF.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan,...