IHSG Menguat Sentuh Level 8.700 pada Perdagangan Awal Tahun 2026

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat hingga menyentuh level 8.700 pada perdagangan awal Tahun 2026. Meski demikian, saham 4 bank besar justru terpuruk ke zona merah.

Pembukaan perdagangan saham di awal tahun ini, Jumat (2/1/2026), dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, dan dihadiri jajaran pimpinan Self Regulatory Body (SRO).

Saat perdagangan saham dibuka, IHSG terpantau menguat 0,34% atau 29,8 poin ke level 8.676,74.  Hinggae pukul 10:35 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona hijau dan berada di level 8.709.

Selama 1 jam 30 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terenddah di 8.664 dan level tertinggi di 8.711. Terpantau sebanyak 441 saham naik harga, 230 saham turun harga, dan 137 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 20.839 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.433.749 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp9,625 triliun. 

Meski demikian, saham -saham 4 bank besar terpantau berada di zona merah. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,62% atau Rp50 menjadi Rp8.025 per lembar.

Sementara saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga terpangkas 0,98% atau Rp50 menjadi Rp5.050 per saham, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terjatuh 2,29% atau Rp100 menjadi Rp4.270 per lembar, dan Pt Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 0,82% atau Rp30 menjadi Rp3.630 per lembar.

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) milik Grup Bakrie masih terus diburu investor hingga mengalami kenaikan sebesar 7,27% atau Rp80 menjadi Rp1.180 per lembar.

Begitu juga dengan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Low Tuck Kwong juga menguat 1,75% atau Rp275 menjadi Rp15.975 per lembar.

Dalam sambutan saat pembukaan perdagangan saham, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pasar modal sebagai penggerak perekonomian nasional.

“Dengan rasa syukur, kami mengucapkan selamat datang dan selamat tahun baru 2026. Mari jadikan tahun ini sebagai momentum pembangunan pasar modal yang kuat, inklusif, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional,” ujar Iman.

Sedangkan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan kinerja BEI sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan diyakini akan terus menunjukkan kinerja positif di tahun ini. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menhan: Satgas Kuala Mempercepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

BRIEF.ID - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membentuk Satuan...

Presiden: Pemerintah Serius Tangani Dampak Bencana di Sumatera

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keseriusan pemerintah menangani...

Ketua OJK Buka Perdagangan Perdana BEI Tahun 2026

BRIEF.ID - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)...

Harga Emas Antam Kembali Sentuh Level Rp2,5 Juta per Gram di Awal 2026

BRIEF.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk...