IHSG Kembali Uji Resistance di Level 7.850

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/9/2024) diprediksi akan kembali menguji resistance di level 7.850, pivot 7.800, dan support 7.550.

Investor juga direkomendasikan untuk mencermati saham-saham yang diprediksi akan masuk kategori  top picks,  di antaranya  ANTM, HRUM, MBMA, JSMR, TINS, dan CPIN.

Demikian hasil riset Phintraco Sekuritas, yang diterima Brief.id, pada Jumat (13/9/2024).

Disebutkan, secara teknikal, pelebaran positive slope pada Moving Average Convergence Divergence (MACD) memperbesar peluang terjadinya resistance. Kondisi ini mengindikasikan bullish momentum yang masih kuat dari IHSG.

Saat ini,  pasar menantikan rilis data Michigan Consumer Expectation bulan September 2024 yang diperkirakan mengalami penurunan menjadi 71 dari 72,1 pada Agustus 2024. Lagi-lagi, bad news is good news, data ini diyakini justru menjadi validasi pemangkasan The Fed Rate pada pekan depan.

Euro Area Industrial Production diperkirakan kontraksi 2,7% yoy di Juli 2024 dibanding kontraksi 3,9% yoy pada Juni 2024. Pemangkasan suku bunga acuan oleh ECB diperkirakan membantu akselerasi pemulihan aktivitas ekonomi di Euro Area.

Dari regional, Industrial Production Jepang diperkirakan tumbuh 2,8% mom pada Juli 2024 membaik dari kontraksi 4,2% mom, Juni 2024. Data ini mengindikasikan adanya perbaikan aktivitas ekonomi Jepang pada Kuartal III-2024.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Melesat Sentuh Level 7.200, Saham BBRI dan BBCA Diborong

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Akhirnya Sentuh Level Rp17.000 per Dolar AS Imbas Pembatasan Pembelian BBM

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah akhirnya menyentuh level...

Airlangga: Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

BRIEF.ID – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Pemerintah...

Pemerintah Efisiensikan Belanja Kementerian/Lembaga

BRIEF.ID – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Pemerintah...