IHSG Ditutup Melemah

BRIEF.ID –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (11/6/2024) sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 65,85 poin atau 0,95% ke posisi 6.855,68. Sementara itu,  kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 17 06 poin atau 1,93 % ke posisi 857,77.

“Bursa Asia didominasi pelemahan akibat ketidakpastian perekonomian dan politik global, yang dilatarbelakangi oleh aksi wait and see para pelaku pasar menantikan rilisnya data inflasi AS pada hari ini yang kami prediksi tetap pada level 3,4% secara tahunan,” demikian hasil kajian  Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas di Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Sejalan dengan hal itu, pada Rabu (12/6/2024) pekan ini, suku bunga AS juga akan dirilis dan diproyeksikan akan tetap pada level 5,25 sampai 5,50%.

Dari Eropa, Prancis sedang menghadapi gonjang-ganjing politik, yang mana partai sayap kiri yang didukung oleh Presiden Emanuel Macron kalah dalam pemilu Uni Eropa melawan sayap kanan, sehingga menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap kepemimpinan sayap kiri. Akibatnya, mata uang Euro terguncang dan mencapai level terendah selama 1 bulan pada kemarin malam.

Dari Asia, Bank of Japan (BoJ) merilis tingkat suku bunganya pada Jumat pekan ini, yang diproyeksikan tetap pada level yang sama. namun sepertinya BoJ akan memutuskan untuk mengurangi pembelian obligasinya sebagai langkah untuk meningkatkan suku bunganya.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik 0,87%, diikuti sektor energi yang naik sebesar 0,14%.

Sedangkan, sembilan sektor turun yaitu sektor industri turun paling dalam minus 2,45%, diikuti sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer yang masing- masing turun sebesar 1,08 % dan 1,07%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PPRI, PEVE, AREA, ESSA dan MTWI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TOPA, CAMP, BATR, MARK, dan PTRO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 939.894 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,23 miliar lembar saham senilai Rp 9,30 triliun. Sebanyak 198 saham naik, 366 saham menurun, dan 215 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 96,60 poin atau 0,25% ke 39.134,80, indeks Hang Seng melemah 190,60 poin atau 1,04% ke 18.176,33, indeks Shanghai melemah 23,22 poin atau 0,76% ke 3.028,05, dan indeks Strait Times melemah 12,87 poin atau 0,39% ke 3.309,20.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lebaran Ketupat, Tradisi Islam Merayakan Harmoni Sosial

BRIEF.ID – Syawalan atau yang dikenal luas dengan sebutan...

Airlangga Apresiasi Kerja Sama Ekonomi Indonesia-AS

BRIEF.ID - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan video conference...

PM Anwar Prioritaskan Penguatan Sinergi Ekonomi Malaysia-Indonesia

BRIEF.ID – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan,...

Airlangga: Perlu Dibangun Komunikasi Dengan Pemerintah AS

BRIEF.ID - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia dan...