BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026) diprediksi berpotensi konsolidasi setelah mengalami tren naik.
IHSG akan bergerak pada resistance 8.400, pivot 8.350, dan support 8200. Saham-saham yang diunggulkan adalah MEDC, ELSA, KLBF, BKSL, dan ASII.
“Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA5 dan MA20. Namun, Indikator Stochastic RSI telah berada pada area overbought, dengan MACD mulai menunjukkan penyempitan pada slope positif. IHSG berpotensi konsolidasi pada area 8.250-8.350 di perdagangan Kamis (26/2/2026),” demikian hasil riset Phintraco Sekuritas.
Riset Phintraco menyebutkan, penguatan indeks berpotensi terjadi seiring faktor positif di bursa global.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat di level 8.322 (+0.5%) pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Faktor positif antara lain berasal dari rebound di Wall Street serta penguatan mayoritas indeks di bursa Asia. Secara sektoral, sektor kesehatan naik 2,73%) memimpin penguatan, diikuti consumer cyclical (+2,71%) dan Industri (+2,21%). Selain itu, nilai tukar Rupiah turut menguat 0,21% menjadi Rp 16.780 per Dolar AS.
Pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump, mengungkapkan beberapa poin penting, yaitu menyerukan pembentukan program pensiun yang didukung pemerintah, kembali menyerukan kepada Kongres untuk mengesahkan UU yang melarang investor institusi besar membeli rumah-rumah keluarga tunggal, menyatakan keberhasilan dalam mendorong ekonomi dan memerangi inflasi, serta sebagian besar memfokuskan pidatonya pada kebijakan dalam negeri.
Bursa Eropa dilaporkan, investor akan mencermati Economic Sentimen Euro Area bulan Februari 2026 yang diperkirakan sedikit naik di level 99,5 dari 99,4.
Laporan dari AS, investor akan mencermati data Initial Jobless Claims pekan lalu yang diperkirakan naik menjadi 210 ribu dari 206 ribu. (nov)


