Hubungan Dagang Indonesia-Dubai Dilandasi Kepercayaan

BRIEF.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan, hubungan dagang antara Indonesia-Dubai dipererat oleh tingkat kepercayaan yang tinggi.

Hal itu, disampaikan Wakil Ketua Koordinator Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani saat berpidato pada acara Dubai Chamber di Jakarta, Senin (6/5/2024).

Menurut Shinta, ada tiga poin utama yang menjadi stimulus sekaligus pendorong yang membuat hubungan perdagangan antara Indonesia-Dubai semakin erat dalam beberapa tahun terakhir.

Pertama, tingkat kepercayaan antara kedua negara sangat tinggi dan terus meningkat, didukung oleh variabel sosial ekonomi.

Kedua, Indonesia telah melewati proses pemilihan pemimpin baru sehingga para investor bisa mendapatkan kepastian untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Shinta menjelaskan, hubungan bisnis dapat berjalan dengan lancar jika memiliki kejelasan, kepastian, dan saling melengkapi, dan ndonesia dapat memberikan ketiga hal tersebut terhadap Dubai.

“Tentunya Kadin Indonesia akan bekerja sama dengan pemerintahan baru untuk memenuhi poin-poin tersebut demi kepentingan perdagangan,” kata Shinta.

Ketiga, Indonesia-Dubai mengakui ada pergeseran perdagangan global, fragmentasi ekonomi dunia dan tren diversifikasi rantai pasokan, terkait dengan konstelasi ekonomi dan geopolitik saat ini.

Shinta mengungkapkan, Indonesia dan Dubai adalah dua negara yang saling melengkapi dalam hal perdagangan dan siap bertransformasi menjadi pemain ekonomi di kancah global dan regional yang lebih tangguh serta menonjol.

Perekonomian Indonesia ditargetkan terus tumbuh hingga 6-7 persen. Oleh karenanya, diperlukan usaha bersama dalam membuka pasar-pasar baru seperti kawasan Uni Emirat Arab, Timur Tengah serta Afrika.

“Indonesia perlu belajar dari Dubai untuk bisa bertransformasi menjadi pusat investasi keuangan yang penting,” ungkap Shinta.

Dia menambahkan, Indonesia dan Uni Emirat Arab harus mengambil manfaat dan mengurangi risiko dari tren yang sedang berlangsung. Untuk itu, diplomasi ekonomi tidak hanya dilakukan di bawah pemerintahan pusat, melainkan asosiasi seperti Dubai Chamber, dan Kadin Indonesia turut memainkan peran penting dalam melaksanakan misi bersama. (Jeany Aipassa)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Arus Balik Lebaran 2025, Jalan Tol Palembang-Betung Gratis

BRIEF.ID - Jalan Tol Palembang-Betung seksi II Rengas-Pangkalan Balai...

Prabowo Melayat Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang di Katedral Jakarta

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto melayat ke Katedral Jakarta,...

Uni Eropa Sebut Kebijakan AS Dorong Kenaikan Harga

BRIEF.ID - Uni Eropa atau European Union (EU) merespons...

Menakar Dampak Tarif Impor 32% AS untuk Neraca Perdagangan Indonesia dan IHSG

BRIEF.ID - Pemberlakuan tarif impor terhadap 160 negara, yang...