Hari Purnomo Ditunjuk Jadi Corporate Secretary BRI yang Baru

Jakarta — Hari Purnomo ditunjuk sebagai Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggantikan Bambang Tribaroto yang pensiun. Hari sebelumnya merupakan Kepala Divisi Bisnis Kecil dan Kemitraan BRI.

Corporate Secretary saat ini memiliki peran dan tugas yang sangat strategis bagi perusahaan. Salah satunya adalah memberikan keterbukaan informasi pada masyarakat lewat laporan pada instansi pemerintahan, penyampaian pengumuman, penggunaan website dan media cetak, hingga pelaksanaan RUPS.

Karena itu, posisi Hari menjadi sangat krusial sebagai penghubung BRI dengan pihak regulator pasar modal, pemegang saham, media dan stackholder lainnya. Dirinya menegaskan akan menjalin kerja sama yang baik dengan semua pihak dan memastikan komunikasi antar BRI dan semua stackholder bisa berjalan lancar.

”Di era digital saat ini, tentu tuntutan sebagai Corporate Secretary yang memiliki peran dalam menjaga citra perusahaan sangatlah menantang. Oleh karenanya kami akan terus berkomunikasi secara aktif dengan media, regulator, kementerian, dan lembaga maupun dengan nasabah sebagai partner strategis dari perseroan,” ujar Hari, Selasa (3/9/2019).

Penunjukan Hari hanya berselang sehari setelah Sunarso diangkat menjadi Direktur Utama (Dirut) BRI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (2/9) kemarin. Sunarso menggantikan posisi Suprajarto yang sebelumnya ditunjuk menjadi Dirut PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BTN) tapi mengundurkan diri.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Perkuat Postur Pertahanan Udara

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan kepada Tentara Nasional...

IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Hari Ini, Lebih dari 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.600 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Terlemah di Asia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

Investor Khawatir Kenaikan Inflasi di AS

BRIEF.ID – Kalangan investor institusional semakin khawatir terhadap risiko...