Harga Emas Dunia Melonjak Imbas Ekspetasi The Fed Tak Agresif Pangkas Suku Bunga Tahun Ini

BRIEF.ID – Harga emas dunia melonjak imbas ekspetasi pelaku pasar yang semakin kuat terhadap kemungkinan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau federal reserve (The Fed) tak akan agresif memangkas suku bunga acuan di tahun ini.

Ekspetasi itu, datang seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat, yang menunjukkan ekonomi AS semakin membaik dan inflasi terkendali, sehingga The Fed diperkirakan tak akan memangkas suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR) secara agresif.

Pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS The Fed akan memangkas suku bunga hanya sebesar 30 basis poin selama tahun ini, sehingga pilihan terhadap emas sebagai safe haven semakin meningkat.

Data ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkaen ada penambahan 256.000 lapangan kerja pada Desember 2024. Angka tenirsebut jauh melampaui estimasi ekonom yang memperkirakan kenaikan sebesar 160.000 lapangan kerja.

Para spekulan memanfaatkan momen tersebut untuk mengambil untung, sehingga harga emas batangan sempat merosot ke 2.663,09 dollar AS per ons, namun dengan cepat pulih bahkan melonjak, hingga mendekati level tertinggi sejak 13 Desember 2025.

Pengamat memperkirakan harga emas diproyeksikan siap untuk kenaikan mingguan lebih dari 1%. Pada hari ini, harga emas spot naik 0,5% menjadi US$2.688,40 per ons, sementara harga emas berjangka AS naik 1% menjadi US$2.717,60.

Kenaikan harga emas juga dipicu ketidakpastian kebijakan presiden AS terpilih Donald Trump, yang akan dilantik pada 20 Januari 2025. Hal itu mendorong investor memilih berivestasi di emas, yang dinilai menjadi safe haven.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Operasi Pencarian Arupadatu 1 Dihentikan Setelah 10 Hari, Basarnas Buka Peluang Operasi Dilanjutkan

BRIEF.ID - Operasi gabungan pencarian dan pertolongan terhadap lima...

JITEX 2026 Dibuka, Pemprov DKI Bidik Pasar Global Lewat Investasi dan Perlindungan Hak Cipta

BRIEF.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno telah...

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Mayoritas Lansia

BRIEF.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan ada...

PSEL Bogor Raya Mulai Dibangun, Kelola 500 Ribu Ton Sampah dan Suplai Listrik ke 100 Ribu Rumah

BRIEF.ID - Pemerintah telah resmi memulai pembangunan Pengolahan Sampah...