Harga Emas Antam Turun Tajam Akibat Kekhawatiran Lonjakan Inflasi

BRIEF.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun tajam akibat kekhawatiran terkait lonjakan inflasi, seiring konflik geopolitik Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok minyak mentah dunia. 

Seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini, Rabu (4/3/2026), harga emas Antam anjlok Rp77.000 menjadi Rp3.045.000 per gram, dibandingkan level sebelumnya Rp3.122.000 per gram.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) emas batangan Antam anjlok parah hingga Rp107.000 menjadi Rp2.794.000 per gram, dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.901.000 per gram.

Anjloknya harga emas Antam dipengaruhi kejatuhan harga emas dunia di pasar spot sebesar 4,39% di level US$5.088,6 per troy ounce, pada penutupan perdagangan Selasa (3/3/2026).

Kejatuhan harga emas dunia dipengaruhi penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), yang ditandai dengan kenaikan indeks dolar AS sebesar 0,7%ke level 99,072.

Investor kembali memborong dolar seiring kekhawatiran tekanan inflasi yang melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, yang ditandai dengan serangan AS-Israel ke Iran.

Hal itu, membuat Pemerintah Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur utama perdagangan minyak mentah, sehingga menyebabkan lonjakan harga minyak dunia.

Di Indonesia, kekhawatiran tersebut semakin menguat, seiring pengumuman Badan Pusatr Statistik terkait inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) sebesar 4,76% pada Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS< Ateng Hartono, mengatakan terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,48 pada bulan Februari tahun 2025 menjadi 110,50 pada Februari tahun 2026.

Selain itu, inflasi bulanan atau month-to-month (mtm) tercatat sebesar 0,68%, sementara inflasi tahun kalender atau year-to-date (ytd) mencapai 0,53% pada Februari 2026.

Lonjakan inflasi terjadi akibat kenaikan harga, terutama pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (16,66%), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (16,19%), serta kelompok makanan, minuman dan tembakau (3,51%).

Seiring konflik geopolitik di Timur Tengah yang meluas, investor mengkhawatirkan lonjakan harga energi akan meningkatkan inflasi, sehingga permintaan terhadap dolar AS naik, antara lain untuk mengamankan transaksi kontrak komoditas energi, terutama minyak, gas, dan batubara.

Bagi kamu yang ingin berinvestasi di emas batangan atau logam mulia,
ada beberapa ketentuan terkait pajak yang perlu kamu ketahui.

Pertama, setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.

Kedua, potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.

Ketiga, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut rincian harga pecahan emas batangan, yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Senin (2/3/2026):

– Harga emas 0,5 gram: Rp1.572.500.
‎- ⁠Harga emas 1 gram: Rp3.045.000.
‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp6.030.000.
‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp9.020.000.
‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp15.000.000.
‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp29.945.000.
‎- Harga emas 25 gram: Rp74.737.000.
‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp149.395.000.
‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp298.712.000.
– Harga emas 250 gram: Rp746.515.000.
‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.492.820.000.
‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.985.600.000. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Penutupan Selat Hormuz, Produksi Minyak Iran Terganggu

BRIEF.ID – Iran, salah satu eksportir minyak terbesar dunia ...

IHSG Sesi I Perdagangan Ditutup Merosot 4,32%, Saham BUMN Alami Tekanan Jual

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Irak Pangkas Produksi Minyak Secara Masif

BRIEF.ID - Irak telah mengurangi output minyaknya secara signifikan,...

Rupiah Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, BI Gencarkan Intervensi

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah sempat menyentuh level...