BRIEF.ID – Google Indonesia menyediakan sekitar 10.000 beasiswa melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) yang dikembangkan PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)
Direktur Urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam, mengatakan beasiswa tersebut ditujukan untuk pelajar, pencari kerja, hingga profesional untuk mengembangkan talenta digital.
“Kami mengumumkan pemberian Beasiswa Google Career Certificates kepada mitra kami yaitu program DTS dari Kementerian Kominfo dan Telkom Indonesia, yang dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 10.000 pelajar, pencari kerja, dan juga profesional,” kata Putri Alam, dalam keterangan pers, dikutip Selasa (4/6/2024).
Menurut dia, dengan mengikuti program DTS, peserta bisa mendapatkan keterampilan digital dan sertifikat penguasaan teknologi, termasuk teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Google juga mengumumkan bahwa Indonesia termasuk negara di Asia Pasifik yang mendapat jatah dana dari perusahaan untuk pengembangan keterampilan AI.
Dana itu disalurkan lewat program AI Opportunity Fund Asia-Pacific yang dikelola oleh organisasi nirlaba Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) serta mendapat dukungan dari Asian Development Bank (ADB).
“Dana yang dikelola oleh AVPN seluruhnya senilai 15 juta dolar AS atau sekitar Rp243 miliar. Kami mengundang proposal organisasi sosial membantu kami menjangkau orang-orang yang membutuhkan pelatihan AI,” ujar Putri.
Bagi organisasi sosial di Indonesia yang berminat mendapatkan dukungan pengembangan keterampilan AI dari Google bisa mendaftar dengan mengakses google/Alopportunityfund.