BRIEF.ID – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengatakan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud akan bergerak lebih massif untuk meraih kemenangan pada Pilpres 2024, yang akan digelar 14 Februari mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Ganjar usai menghadiri rapat konsolidasi TPN Ganjar-Mahfud, di Gedung High End, Jakarta, Rabu (3/1/2023) malam.
Hadir dalam rapat itu, di antaranya Capres Ganjar Pranowo, Cawapres Mahfud MD, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua TPN Arsjad Rasjid, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan berbagai elemen Relawan.
Ganjar mengungkapkan, TPN Ganjar-Mahfud secara rinci membahas beberapa hal terkait kejadian-kejadian, yang sangat merugikan pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, termasuk aksi kekerasan yang dialami pendukung Ganjar-Mahfud di Yogyakarta dan Boyolali, yang kini telah diproses oleh tim hukum TPN Ganjar-Mahfud.
Selain itu, lanjut Ganjar, rapat konsolidasi juga membahas persiapan teknis pelaksanaan Pemilu sampai ke tingkat bawah, dimana semua kegiatan akan dilakukan lebih massif dan di bawah satu komando.
“Kita membahas persiapan teknis Pemilu sampai ke tingkat bawah. Konsolidasi dari seluruh kegiatan untuk mempersiapkan gerakan dalam waktu yang singkat ini. Insya Allah kita bergerak jauh lebih massif. Dan, teknis-teknisnya tadi yang kita rapatkan,” kata Ganjar.
Kemenangan Ganjar-Mahfud
Pernyataan serupa disampaikan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO).
OSO menegaskan rapat kali ini sangat penting karena membahas hal-hal krusial bagi upaya pemenangan Ganjar-Mahfud.
“Rapat ini penting untuk menentukan kemenangan Capres Nomor 3. Menentukan sekali rapat ini,” ungkap OSO.
Dia menjelaskan, rapat itu juga menegaskan kembali komitmen TPN Ganjar-Mahfud bersama partai pendukung dan relawan untuk membangun sebuah sistem kerakyatan serta bersikap kritis agar semua pihak berlaku jujur dan adil dalam penyelenggaraan Pemilu.
“Kami mengingatkan agar semua pihak agar berlaku adil. Melaksanakan Pemilu ini dengan jujur dan tidak ada intimidasi lagi, mulai detik ini,” ujar OSO.