BRIEF.ID – Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Roeslani terus mendorong penetrasi produk-produk kreatif asal Indonesia di AS.
Pada tahun 2020, produk-produk kreatif yang diproduksi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkontribusi sebesar US$ 18,8 miliar terhadap Produk Domesti Bruto (PDB) nasional. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, komoditas fesyen, kriya, dan kuliner yang paling menonjol.
“Saya akan terus mendukung produk-produk kreatif untuk dipasarkan secara tepat dan sesuai sasaran. Saya optimistis produk-produk kreatif asal Indonesia makin menyemarakkan pasar AS,” kata Rosan saat menerima audiensi Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) New York yang baru Winanto Adi di KBRI Washington DC, AS, Senin (7/11/2022).

Winanto yang sebelumnya menjabat Kepala Biro SDM Kementerian Luar Negeri, dilantik Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai Konjen RI New York, pada 15 September 2022.
Lebih lanjut Rosan mengungkapkan, produk-produk ekonomi kreatif seperti batik, wastra, musik, dan kuliner dapat berperan penting untuk mempererat diplomasi Indonesia-AS.
“KBRI Washington sangat terbuka untuk memberikan informasi tentang pasar AS, menciptakan akses ke pasar AS, menyediakan penetrasi, dan ekspansi pasar,” jelas Rosan.
Selain itu, lanjutnya, KBRI juga bersedia memberikan bantuan yang bermanfaat untuk mempromosikan produk-produk Indonesia melalui promosi perdagangan, pameran dagang, misi perdagangan, publikasi, dan kunjungan bisnis.
“Kami terus berupaya memanfaatkan potensi industri kreatif Indonesia dan penguatan kerja sama antara perwakilan Indonesia dan mitra AS dalam rangka memastikan perlindungan WNI dan diaspora Indonesia di Amerika Serikat,” kata Rosan.