BRIEF.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah memperkuat tata kelola program nasional agar bersih dan bebas korupsi. Pengawasan ketat diterapkan pada pelaksanaan program strategis nasional, agar seluruh kebijakan dapat berjalan akuntabel dan bebas korupsi.
“Semangatnya kita, kita betul-betul mau berusaha sekeras-kerasnya memerangi budaya korupsi ini,” kata Mensesneg saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Mensesneg menyatakan, penguatan pengawasan berlaku untuk seluruh program pemerintah yang dijalankan oleh Kementerian dan Lembaga (K/L).
“Sesungguhnya seluruh program harus dilakukan pengawasan ya, seperti BPKP ini kan adalah audit internal keuangan pemerintah, seluruh Kementerian dan Lembaga ya secara rutin ada pengawasan terhadap seluruh proses di Kementerian dan Lembaga masing-masing,” kata Mensesneg.
Selain pengawasan institusional, kata Mensesneg, Presiden Prabowo Subianto juga secara langsung melakukan monitoring dan evaluasi pada pelaksanaan program-program prioritas pemerintah. Prabowo rutin menerima laporan perkembangan program dari seluruh K/L untuk memastikan target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana. (nov)


