Danantara Dikabarkan Tanam Modal US$1 Miliar di Manajer Investasi Swiss, Bidik Kredit Swasta Global

BRIEF.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan menanamkan modal senilai US$1 miliar atau setara Rp17,758 triliun di perusahaan Manajer Investasi asal Swiss, Partners Group.

Menurut sumber yang menolak disebut identitasnya, melalui penanaman modal bernilai jumbo tersebut, Danantara membidik kredit swasta global, yang akan dikelola oleh Partners Group.

Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (28/8/2026), Danantara memberikan Partners Group modal sebesar US$600 juta untuk diinvestasikan dalam peluang pinjaman langsung. Sedangkan dana sebesar US$400 juta diinvestasikan sebagai tranche diskresioner yang akan dikelola oleh Partners Group serta modal investasi bersama.

“Ini merupakan salah satu investasi terbesar Danantara untuk memasuki pasar swasta global yang diharapkan akan memberikan keuntungan,” kata sumber tersebut, kepada Bloomberg, dikutip Kamis (28/8/2026).

Danantara mengkonfirmasi investasinya ke Partners Group untuk membidik kredit swasta global,  tetapi menolak berkomentar tentang jumlah modal yang diinvestasikan.

“Investasi di Partners Group akan ditujukan untuk peluang pinjaman langsung di seluruh Asia, terutama Indonesia,” kata Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, kepada Bloomberg.

Menurut dia, langkah ini merupakan bagian dari mandat yang diberikan kepada Danantara untuk berinvestasi di Indonesia dan internasional. Pandu bahkan optimistis, investasi di Partners Group akan memberikan keuntungan, sehingga  modal yang diinvestasikan akan dikembalikan ke negara.

“Danantara memperkirakan investasi tersebut akan menghasilkan keuntungan yang baik, dan memungkinkan transfer pengetahuan yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.” ujar Sjahrir.

Dia menambahkan, investasi Danantara ke manajer investasi yang berbasis di Swiss itu, merupakan sinyal kuat bahwa lembaga yang baru berusia 18 bulan ini, berkomitmen  memperluas upaya untuk meningkatkan modal seiring dengan masuknya mereka ke industri kredit swasta global senilai US$1,8 triliun.

Tahun lalu, Danantara merekrut mantan profesional investasi dari GIC Pte. Singapura untuk memimpin cakupan pasar swasta globalnya.

Seperti ditelusuri BRIEF, Partners Group merupakan perusahaan investasi swasta global berbasis di Baar, Swiss, yang mengelola aset senilai lebih dari US$185 miliar untuk investor institusional dan individu di seluruh dunia.

Partners Group didirikan sejak Tahun 1996, dan telah mendapat izin Otoritas Pengawasan Pasar Keuangan Swiss (FINMA), serta terdaftar secara publik di Bursa Efek Swiss SIX dengan kode PGHN. Saham perusahaan juga masuk dalam daftar Indeks Pasar Swiss (SMI), yang merupakan indeks 20 saham terbesar di Swiss.

Saat ini, sekitar 800 investor konstitusional tercatat menjadi klien Partners Group. Adapun bidang investasi yang digeluti Partners Group, antara lain di bidang ekuitas, infrastruktur, real estate, dan kredit, yang semuanya menyasar sektor swasta. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Investor Asing Mulai Kembali ke Indonesia, Tae Yong Shim Ungkap Sinyal Kebangkitan Saham dan Obligasi

BRIEF.ID - Investor asing mulai kembali menempatkan dananya di...

Rupiah Menguat Seiring Tren Pelemahan Yield US Treasury dan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar...

IHSG Melemah Imbas Aksi Profit Taking, Lebih Dari 300 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rosan: Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

BRIEF.ID — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM merangkap CEO...