BRIEF.ID – Perdagangan di Bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat.
Indeks acuan S&P 500 naik 0,8% dan ditutup pada 7.541,83 poin, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 1,3% dan ditutup pada 26.206,89 poin, dan indeks Dow Jones Industrial Average yang berisi saham-saham unggulan naik 0,3% dan ditutup pada 52.487,44 poin.
Kenaikan dipicu oleh menguatnya saham semikonduktor dan koreksi harga minyak mentah di pasar dunia. Saham-saham perusahaan chip juga melanjutkan pemulihan di tengah beberapa perkembangan di sektor teknologi.
Menjelang musim laporan Kuartal II-2026, investor tetap fokus pada pengeluaran terkait AI dan memiliki rentang perhatian yang sangat pendek ketika menyangkut politik dan gejolak geopolitik.
“Menjelang musim laporan keuangan kuartal kedua, investor tetap fokus pada pengeluaran terkait kecerdasan buatan dan tampaknya memiliki rentang perhatian yang sangat pendek ketika menyangkut politik dan gejolak geopolitik,” kata Oliver Pursche, wakil presiden senior di Wealthspire Advisors, dikutip dari Investing.com, Jumat (10/7/2026).
Namun, terdapat beberapa dampak dari ketegangan geopolitik terhadap pasar, seperti tekanan inflasi yang kembali meningkat akibat kenaikan harga minyak, indikasi konsumen yang lebih berhati-hati, dan pasar tenaga kerja yang rentan dapat mengubah ekspektasi pertumbuhan.
Harga minyak mentah ditutup koreksi sekitar 2%, pada Kamis (9/7/2026), setelah para mediator antara AS dan Iran berupaya mencegah konflik meningkat menjadi perang skala penuh.
Qatar dan Pakistan sebagai mediator perdamaian berupaya agar AS dan Iran kembali ke meja perundingan.
Sebelumnya, harga naik di awal sesi setelah AS menyerang sekitar 90 target di Iran. Ini adalah hari kedua berturut-turut serangan AS sebagai balasan atas serangan Iran terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Iran membalasnya dengan serangan rudal dan drone ke aset AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania.
Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun turun 2 bps ke level 4,545%. Harga emas spot rebound 1,1% di level US$ 4.122 per troy ons, karena aksi beli bargain hunting setelah harga melemah ke level terendah dalam satu pekan, sementara investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah. (nov)


