Bursa Global Diwarnai Pelemahan Indeks Wall Street   

BRIEF.ID – Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Penurunan kinerja JPMorgan memicu koreksi  saham-saham perbankan, sehingga membuat indeks ditutup melemah yang sebelumnya menguat karena perlambatan inflasi.

Laju inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat sebesar 0,3% MoM dan 2,7% YoY pada Desember 2025, sama seperti bulan sebelumnya dan sesuai  estimasi.

Inflasi inti sebesar 2,6% YoY dan 0,2% MoM, sama seperti bulan sebelumnya dan sedikit lebih rendah dari perkiraan. JPMorgan Chase memulai earning season Kuartal IV-2025 dengan melaporkan pendapatan dan laba kuartal keempat yang melampaui perkiraan, tetapi kinerja yang lebih lemah dari perkiraan di divisi perbankan investasinya.

Bank of America (BoA), Wells Fargo, dan Citigroup dijadwalkan melaporkan kinerja, pada  Rabu (14/1/2026).

Indeks-indeks di bursa di Eropa ditutup mixed, karena investor mempertimbangkan perkembangan geopolitik di Iran, dan penyelidikan kriminal terhadap Chairman The Fed AS, Jerome Powell.

Mahkamah Agung (MA)  AS akan mendengarkan argumen terkait upaya Presiden AS Donald Trump untuk memecat Gubernur Fed Lisa Cook (21/1/2026). Harga minyak mentah menguat, pada penutupan perdagangan Selasa (13/1/2026) setelah Presiden Trump berjanji akan membantu para demonstran Iran dan membatalkan pertemuan dengan para pejabat Iran.

Imbal hasil US 10-year  turun 1 bps di level 4,175%. Harga emas sempat mencapai rekor tertinggi di US$ 4.634 per troy ons, pada Selasa (13/1/2026), karena data inflasi AS memperkuat spekulasi  pemangkasan suku bunga Fed dan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang  mendorong permintaan aset safe haven. Namun kemudian harga emas stabil di US$ 4.591 per troy ons. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Melemah, IHSG Masih Berkonsolidasi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih...

Indeks Nikkei Melonjak 3,3%

BRIEF.ID - Lonjakan harga saham di Bursa Efek Tokyo,...

Kebijakan Presiden AS Donald Trump Ganggu Independensi The Fed

BRIEF.ID – Bursa Wall Street di New York, Amerika...

Tahun 2026, Pemerintah Alokasikan KUR Pertanian Rp 300 Triliun

BRIEF.ID – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 triliun...