BRIEF.ID – Uni Eropa atau European Union (EU) merespons pengumuman tarif impor 20% Amerika Serikat (AS) dengan menyatakan bahwa tidak ada pemenang dalam perang dagang.
“Jelas bahwa semua tarif ini akan menaikkan harga bagi konsumen,” kata kepala kebijakan luar negeri EU, Kaja Kallas, di sela pertemuan para menteri pertahanan di Polandia dilansir dari Antara, Jumat (4/4/2025).
Dia mengatakan, EU sekarang harus mempertimbangkan cara untuk memperkuat industri pertahanannya sendiri.
“Kami membeli banyak dari Amerika saat ini, tetapi kami perlu mendiversifikasi portofolio sehingga kami memiliki kemampuan untuk memproduksi di sini,” kata dia
EU, lanjutnya, juga akan mencari sekutu lain untuk pasokan senjata. Dan, negara-negara Eropa telah memasok lebih dari setengah amunisi Ukraina, tetapi menyerukan aksi yang lebih cepat.
“Semua ini berjalan dengan sangat baik, … kita perlu memberikan bantuan ke Ukraina secepat mungkin,” kata Kallas.
Dia mengungkapkan harapannya agar pertemuan di Polandia itu mengumumkan lebih banyak bantuan jangka pendek bagi Ukraina.
“Karena semakin kuat Ukraina di medan perang, semakin kuat pula posisi mereka di meja perundingan,” katanya. (Ant/nov)