BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang tangguh dan sangat disukainya. Pujian itu disampaikan Trump pada pembukaan negara-negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dihadiri Presiden Prabowo di Washington DC, AS, Kamis (19/2/2026).
Pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang diinisiasi Trump, mempertemukan para kepala negara dan pejabat dari hampir 50 negara.
“Figur yang sangat saya suka. Benar-benar tangguh dan saya tidak berani melawan adalah Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia,” kata Trump
Trump menyatakan, Presiden Prabowo adalah orang besar karena memimpin Indonesia yang memiliki populasi penduduk lebih dari 270 juta jiwa. Sebagai pemimpin besar, Presiden Prabowo telah mengerjakan tugas dengan baik dan berterima kasih atas kehadirannya pada pertemuan Dewan Perdamaian.
“Anda melakukan pekerjaan yang baik dan dihormati oleh semua orang. Terima kasih telah hadir di sini, terima kasih banyak, Bapak Presiden,” kata Trump.
Sebanyak 27 negara telah bergabung sebagai anggota Dewan Perdamaian. Negara-negara peserta lainnya, termasuk Uni Eropa hadir sebagai pengamat (Observer).
Presiden AS Donald Trump sebagai ketua Dewan Perdamaian membuka pertemuan itu. Ia mengumumkan bahwa sembilan anggota dewan telah menjanjikan dana sebesar US$ 7 miliar untuk bantuan di Jalur Gaza, yang kini dilanda perang.
Negara-negara berstatus anggota yang menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian adalah Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan Bahrain, Bulgaria, Kamboja, Mesir, El Savador, Hongaria, Indonesia, Israel, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Kuwait, Mongolia, Maroko, Pakistan, Paraguay, Qatar, Saudi Arabia, Turki, Persatuan Emirat Arab (PEA), Uzbekistan, dan Vietnam.
Negara-negara berstatus Pengamat adalah Austria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Uni Eropa, Finlandia, Jerman, Yunani, India, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Norwegia, Oman, Polandia, Korea Selatan, Romania, Slovakia, Swiss, Thailand, dan Inggris. (Associated Press/nov)


