Tren Pelemahan Berlanjut, Rupiah Sentuh Level Rp16.600 per Dolar AS Hari Ini

BRIEF.ID – Tren pelemahan rupiah berlanjut hingga menyentuh level Rp16.600 per dolar Amerika Serikat (AS), pada perdagangan hari ini, Senin (2/9/2025).

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, nilai tukiar (kurs) rupiah dibuka melemah sebesar 0,20% atau 33 poin menjadi Rp16.634 per dolar AS dari levl sebelumnya Rp16.601 per dolar AS.

Sementara di pasar spot, kurs rupiah terkoreksi 0,22% menjadi Rp16.625 per dolr AS. Hingga pukul 11:00 WIB, pelemahan rupiah menipis ke level Rp16.614 per dolar AS.

Terkoreksinya nilai tukar rupiah dipengaruhi penguatan indeks dolar AS yang makin perkasa. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (19/9/2025), indeks dolar menguat 0,3% ke 97,644. Sedanagkan pada perdagangan sesi pagi ini, indeks dolar AS menguat 0,1% ke 97,736.

Investor terus mengoleksi dolar AS, seiring data ekonomi terbaru AS yang menunjukkan perlambatan. Selain itu, investor juga menunggu perkembangan pascapmangkasan suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin (bps).

Pasalnya pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps diprediksi tidak cukup untuk mencegah perlambatan ekonomi AS leboih dalam, yang dapat membebani ekuitas global dalam jangka menengah dan panjang.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi masih bergerak melemah di kisaran Rp16.600 per dolar AS hingga Rp16.630 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Akhir Pekan Terhempas dari Level 7.100, Saham Telkom dan Astra Masih Tertekan

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Pertamina Negosiasi dengan Iran untuk Izinkan 2 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

BRIEF.ID - PT Pertamina (Persero) terus melakukan negosiasi dengan...

Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia dan Thailand Lewati Selat Hormuz

BRIEF.ID - Otoritas Iran telah mengizinkan kapal tanker Malaysia...

Kemenkeu Jelaskan Menkeu Kurang Bayar Pajak

BRIEF.ID – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian...