BRIEF.ID – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui anak usahanya PT Imbang Tata Alam (ITA) dilaporkan berhasil menemukan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbaru di Wilayah Kerja Selat Malaka, Provinsi Riau.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 26 Januari 2026, penemuan ini menjadi pencapaian penting dalam upaya Perseroan mendukung keberlanjutan produksi minyak nasional.
Riset Phintraco Sekuritas, Rabu (28/1/2026) menyebutkan, berdasarkan evaluasi awal, estimasi original oil in place pada penemuan ini diperkirakan sekitar 31 juta barel minyak dengan potensi tambahan produksi 1.000-1.500 barel minyak per hari dari rencana pengembangan struktur MSTB-NW melalui implementasi 6 sumur pengembangan.
Namun, hasil evaluasi respon seismik yang serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta barel minyak, menjadi target campaign eksplorasi selanjutnya.
Disebutkan, ITA akan bekerja sama dengan SKK Migas dalam melanjutkan studi teknis untuk mematangkan konsep pengembangan MSTB-NW serta mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar area penemuan.
“Penemuan ini menunjukkan keberhasilan eksplorasi yang dapat memperkuat basis aset hulu migas ENRG, meningkatkan visibilitas pertumbuhan produksi dan pendapatan jangka menengah hingga panjang, meski realisasi dampak finansial tetap bergantung pada hasil studi lanjutan dan volatilitas harga minyak,” demikian disebutkan dalam riset itu.
Saat ini, saham ENRG diperdagangkan pada PBV 3,33x, lebih rendah dari PBV sub sektor oil, gas & coal di 3,75x, mencerminkan valuasi yang cukup menarik ditengah penemuan cadangan minyak oleh anak usaha. (nov)


