Rupiah Lemas Tertekan Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Hari Ini

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah makin lemas tertekan dolar Amerika Serikat (AS), dan menjadi mata uang Asia terlemah pada perdagangan hari ini, Rabu (27/8/2025).

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka melemah 0,14% atau 24 poin menjadi Rp16.323 per dolar AS, dari posisi  sebelumnya Rp16.299 per dolar AS.

Sementara di pasar spot nilai tukar rupiah terkoreksi 0,2% menjadi Rp16.327 per dolar AS. Hingga pukul 10:00 WIB, kurs rupiah terpantau terus melemah dan berada di kisaran Rp16.339 per dolar AS.

Pelemahan rupiah berlanjut  seiring sikap investor yang bermain aman guna menyikapi dampak pemecatan Deputi Gubernur Federal Reserve (The Fed), Lisa Cook, oleh Presiden AS, Donald Trump.

Pemecatan Lisa Cook dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap independensi The Fed, dan menjadi peringatan keras Trump agar Bank Sentral AS melonggarkan kebijakan moneter, yakni memangkas suku bunga.

Hal itu, membuat investor  cenderung menghindari pasar keuangan emerging market, termasuk Indonesia, dan memilih mengalihkan investasi ke logam mulia.

Jika pemecatan Cook terus diproses, maka hal itu berpeluang menurunkan peringkat (rating) utang AS akibat ketidakpercayaan terhadap independensi The Fed sebagai bank sentral, yang juga dapat menimbulkan turbulensi bagi pasar keuangan global

Sementara dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari rencana penerbitan Obligasi Patriot atau Patriot Bond dengan kupon di bawah suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI-Rate.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi masih melemah dan bergerak di kisaran level Rp16.300 per dolar AS hingga Rp16.350 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...

IHSG Terkoreksi 3,09% Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...