BRIEF.ID – Reli penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026) diperkirakan akan berlanjut seiring menguatnya optimisme investor terhadap prospek perekonomian nasional.
Riset Phintraco Sekuritas yang dirilis Kamis (19/2/2026) diperkirakan bergerak pada resistance 8.400, pivot 8.350, dan support 8.250. Saham-saham yang diunggulkan di antaranya, MEDC, ADMR, TOBA, EMTK, dan BBYB.
Pada penutupan perdagangan Rabu (18/2/2026), IHSG ditutup menguat di level 8.310,23 atau naik 1,19%, yang didorong oleh optimisme investor usai libur panjang.
Ekspektasi kondisi ekonomi yang masih solid, antisipasi kinerja emiten dan pembagian dividen menjadi beberapa faktor yang mendukung optimisme tersebut. Semua sektor menguat dengan kenaikan terbesar pada sektor transportasi.
Namun nilai tukar Rupiah ditutup melemah di level Rp16.885 per Dolar AS di pasar spot, seiring penguatan Dolar AS. Mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup menguat, meskipun terdapat kekhawatiran baru terhadap dampak yang ditimbulkan sektor Artificial Intelligent (AI).
Bursa Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek.
Secara teknikal, terjadi pembentukan Golden Cross pada indicator MACD IHSG dan didukung oleh kenaikan volume beli. Stochastic RSI masih bergerak di area pivot. IHSG juga ditutup di atas level MA5 sehingga diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 8.350-8.400.
Di sisi lain, investor masih mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, yang akan diselenggarakan pada Kamis (19/2/2026), yang diperkirakan masih akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75%, Deposit Facility Rate tetap pada 3,75% dan Lending Facility Rate tetap di level 5,5%.
Selain itu akan dirilis data pertumbuhan kredit bulan Januari 2026 yang diperkirakan cenderung stabil di level 9,6% YoY. (nov)


