BRIEF.ID – Aktor legendaris tanah air, Ray Sahetapy, meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025), setelah hampir 2 tahun berjuang melawan stroke.
Kabar duka terkait meninggalnya Ray Sahetapy disampaikan anaknya, Surya Sahetapy melalui unggahan di akun Instagramnya.
“Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you. Titip saham cinta dan kangen ke kak Gisca!,” tulis Surya.
Ray Sahetapy diketahui terserang stroke akibat penyumbatan di pembuluh darah di otak, pada Agustus 2023. Sejak saat itu, aktor watak tersebut tak lagi tampil di publik, dan vakum dari dunia akting.
Keluarga terutama anak-anaknya bersama aktris Dewi Yull kerap kali membagikan perkembangan Ray Sahetapy, yang menjalani terapi untuk penyembuhan stroke yang dideritanya.
Namun pada 1 April 2025, Ray Sahetapy tutup usia di 68 tahun, setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Ray Sahetapy adalah aktor berdarah Ambon yang lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 Januari 1957, dengan nama lengkap Ferenc Raymond Sahetapy.
Dia mengawali karir di industri film nasional dengan menjadi pemeran pria utama bernama Jaka di film “Gadis” pada 1980.
Film yang populer dan meraih banyak penghargaan tersebut, juga membuatnya jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan Dewi Yull sebagai pemeran utama wanita. Keduanya kemudian menikah pada 1981.
Pasangan ini dikaruniai empat anak, yakni Gizca Puteri Agustina Sahetapy (1982-2010), Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy dan Muhammad Raya Sahetapy.
Pernikahan Ray Sahetapy dengan Dewi Yull berakhir dengan perceraian pada Agustus 2004. Ray kemudian menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti pada Oktober 2004 hingga sekarang.
Ray Sahetapy juga dikenal sebagai aktor dengan nominasi terbanyak pada Festival Film Indonesia (FFI) dengan tujuh kali dinominasikan dan enam di antaranya dinominasikan dengan kategori aktor terbaik.
Rasa cintanya pada dunia akting, membuat Ray Sahetapy mendirikan sanggar teater, membentuk komunitas seni dan pernah terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56.
Tak hanya berkiprah di industri perfilman nasional, Ray Sahetapy juga sempat bermain film produksi Marvel Cinematic Universe (MCU), yakni Captain America: Civil War pada 2016.
Meski adegan yang ia perankan sebagai juru lelang di Indonesia pada final film tidak ditayangkan, namun adegan itu kemudian pada tiga tahun setelahnya, akhirnya dihadirkan dalam Infinity Saga Collector’s Edition yang berisi rangkuman film MCU mulai dari Iron Man (2008), dan Spider Man: Far From Home (2019).
Sutradara Joe Russo menilai adegan yang diperankan Ray Sahetapy menonjol pada film itu, dan menilai sang aktor begitu totalitas hingga berharap bisa mengajak kembali pada proyek Marvel selanjutnya. (jea)