BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, Timnas Sepakbola Iran seharusnya tidak berpartisipasi pada kompetisi Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan di AS, Kanada, dan Meksiko.
Pernyatakan itu disampaikan Trump beberapa hari setelah mengatakan kepada kepala FIFA bahwa Timnas Iran akan diterima meskipun terjadi perang di Timur Tengah.
“Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan untuk ikut serta dalam Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sana pantas, demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri,” kata Trump di platform Truth Social, yang dipantau Jumat (13/3/2026).
Komentar itu disampaikan Trump, dua hari setelah Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa telah menerima jaminan dari Trump bahwa Iran akan diterima berlaga di turnamen, yang diselenggarakan bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
“Kami juga berbicara tentang situasi terkini di Iran, dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi pada Piala Dunia FIFA 2026,” tulis Infantino dalam unggahan Instagram pada hari Selasa (10/3/2026).
Disebutkan selama diskusi, Trump menegaskan kembali bahwa Timnas Iran, tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat.
“Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya, karena ini sekali lagi menunjukkan bahwa sepak bola menyatukan dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengatakan “dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi” di Piala Dunia 2026.
Donyamali adalah perwakilan pemerintah pertama yang berbicara tentang Piala Dunia 2026 sejak AS membombardir Iran dengan dukungan dari Israel, pada 28 Februari 2026. Iran dan FIFA belum memberikan pembaruan pernyataan resmi tentang keikutsertaan negara tersebut.
Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru pada turnamen empat tahunan itu. Tiga pertandingan Iran dijadwalkan berlangsung di AS, dengan dua di Los Angeles dan satu di Seattle. (The Guardian/nov)


