BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah program untuk meriahkan Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri, serta Hari Raya Nyepi selama Februari hingga Maret 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjelaskan, rangkaian kegiatan dimulai pada 13 hingga 17 Februari 2026. Pada 17 – 18 Februari 2026, Pemprov DKI telah menyiapkan program menyambut Ramadan, lalu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di bulan Maret 2026.
“Jadi dari 13 hingga 17 Februari, kita merayakan Imlek. Kemudian, yang menarik nanti, pada 17 menuju 18 Februari, ada transisi, kita masuk Ramadan,” ujar Rano di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Dikatakan Rano, dalam rangka menyambut Ramadan, Pemprov DKI telah menyiapkan perubahan tema kegiatan dari gelaran Imlek ke Ramadan. Secara garis besar, program menyambut Ramadan dilaksanakan selama dua pekan.
“Dua pekan menjelang Idul Fitri, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah program,” kata dia.
Selain program lampu hias, Pemprov DKI telah menyiapkan paket hiburan bekerjasama dengan sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan.
“Diharapkan, paket program itu akan berdampak meningkatkan perekonomian Jakarta,” imbuh Rano.
Selain itu, Pemprov DKI juga merencanakan menggelar acara untuk merayakan Hari Raya Nyepi dengan menghadirkan Ogoh-ogoh langsung dari Bali, pada 8 Maret 2026.
Pada kisaran waktu yang sama, ungkap Rano, Pemprov DKI Jakarta akan memasang penjor-penjor di kawasan Bundaran HI.
“Rangkaian kegiatan perayaan hari raya ini sebagai wujud nyata Jakarta penuh warna,” kata Rano.
Selain memeriahkan kota, perayaan ini juga sebagai wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika.
“Jadi, tujuan kita mengadakan kegiatan ini, pertama untuk saling menjaga Jakarta dari segala aspek, keberagaman. Lalu kita sepakat kita berbeda, untuk itulah kita berikan ruang bagi saudara-saudara kita yang memang merayakan,” kata Rano. (nov)


