Pembatalan Tarif dan Persetujuan MSCI, Dongkrak Kenaikan IHSG dan Rupiah  

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di level 8.396,08 atau naik  1,50% pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (23/2/2026).

Seperti yang diperkirakan investor merespon positif atas dibatalkannya pemberlakukan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS), pada Jumat (20/2/2026). Pembatalan itu memicu ancaman Trump, yang  menyatakan akan memberlakukan tarif global baru sebesar 15%.

Investor berharap perjanjian dagang  AS-Indonesia yang sudah ditandatangani pada Kamis (21/2/2026) dapat batal, karena dalam perjanjian tersebut tarif yang ditetapkan lebih tinggi, yaitu 19%.

Selain itu, faktor positif juga berasal dari  berita  Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyetujui proposal Bursa Efek Indonesia  dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rupiah juga ditutup menguat pada level 16.802 per Dolar AS di pasar spot. Sementara itu data Money Supply M2 di Indonesia meningkat 10% YoY pada Januari 2026, berakselerasi dari 9,6% YoY di Desember 2025 (23/2).

Secara teknikal, histogram MACD IHSG berlanjut bergerak menguat di teritori positif dan didukung oleh kenaikan volume beli. Namun Stochastic RSI mulai melambat dan berada di area overbought. IHSG ditutup di atas level MA20 sehingga diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 8.450-8.500.

Mayoritas indeks di bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan, di tengah ketidakpastian tarif AS setelah  Trump menyatakan akan memberlakukan tarif global sebesar 10%-15%. Bursa Tiongkok dan Jepang libur. Namun indeks bursa Eropa dan indeks futures di Wall Street bergerak melemah, Senin siang (23/2/2026). (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Penempatan Dana Pemerintah Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang Sampai September 2026

BRIEF.ID - Penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di...

BEI Evaluasi Kebijakan Penerapan FCA  

BRIEF.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi...

Hingga 31 Januari 2026, Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun

BRIEF.ID – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyatakan,...

Menkeu: Pembayaran THR Diumumkan Presiden Prabowo

BRIEF.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan,...