Pekan Ini, IHSG Berpotensi Uji Level 8.250-8.200  

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, sepanjang pekan ini berpotensi untuk menguji level 8.250-8.200 setelah terjadi reli penguatan pada pekan lalu.

Laporan Phintraco Sekuritas yang dirilis Senin (27/10/2025) menyebutkan bahwa IHSG akan bergerak pada  resistance 8.300, pivot  8.250, dan support  8.200.  

“Secara teknikal, IHSG membentuk candlestick shooting star yang mengindikasikan adanya potensi koreksi. Sementara Stochastic RSI berpotensi membentuk Death Cross di pivot area, sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 8.250-8.200 pada pekan ini,” demikian laporan Phintraco Sekuritas.

Saham-saham yang diunggulkan  pada perdagangan sepanjang pekan ini, di antaranya RAJA, JSMR, PNLF, INTP, AUTO, dan ESSA.

Sementara itu, indeks di Wall Street ditutup menguat pada level tertinggi baru,  pekan lalu, yang dipicu  meningkatnya optimisme pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga, pada pekan ini karena data inflasi yang lebih rendah dari estimasi.

Data inflasi AS bulan September 2025 sebesar 3,0% YoY dari 2,9% di Agustus 2025, namun lebih rendah dari estimasi 3,1% YoY. Inflasi ini berada pada level tertinggi sejak Januari 2025 akibat kenaikan harga energi.

Sedangkan inflasi inti turun menjadi 3,0% dari 3,1%. Harapan adanya pemangkasan suku bunga lebih banyak akan mendorong aktivitas ekonomi memicu penguatan indeks.

Pada pekan depan, fokus perhatian pasar akan tertuju pada pertemuan The Fed yang akan digelar pada Rabu (29/10/2025), di mana menurut konsensus The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi  kisaran 3,75%-4%. Investor juga akan menantikan keputusan suku bunga dari ECB, Bank of Japan (BoJ) dan Bank of Canada.

Selain itu, pasar akan mencermati pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di KTT APEC 2025  di Korea Selatan, yang dijadwalkan berlangsung  Kamis (30/10/2025).

Government shutdown di AS diperkirakan masih akan berlangsung pada pekan ini, dan akan menjadi shutdown terlama kedua sepanjang sejarah. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indeks Wall Street Terjungkal

BRIEF.ID -  Indeks di Wall Street terjungkal pada penutupan...

Indonesia Economic Summit 2026, Arsjad Rasjid: Indonesia Punya Modal Strategis Kuat

BRIEF.ID - Ketua Dewan Pengawas Indonesian Business Council (IBC),...

IHSG Bersiap-Siap Tancap Gas

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

AMRT Suntik Tambahan Modal Rp 35 Miliar Kepada Anak Usaha

BRIEF.ID – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyuntik...