Menlu Undang Gambia Hadiri Forum Indonesia-Afrika di Bali

BRIEF.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI) Retno Marsudi mengundang Menlu Gambia Mamadou Tangara untuk menghadiri Forum Indonesia-Afrika (IAF) ke-2 di Bali, pada September mendatang.

“Dalam pertemuan dengan Menlu Gambia, saya juga mengundang partisipasi pemerintah dan kalangan bisnis Gambia untuk hadir pada Indonesia-Africa Forum ke-2, tanggal 3-4 September di Bali,” kata Menlu Retno dalam jumpa pers secara daring dari Banjul, Gambia, Minggu (5/5/2024).

Selain mengundang ke IAF ke-2 di Bali, Menlu bersama Menlu Gambia juga menandatangani Perjanjian Bebas Visa untuk pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.

Sementara itu, Menlu Gambia mengapresiasi komitmen Indonesia untuk merevitalisasi The Agricultural Rural Farmer Training Centre (ARFTC) di Jenoi, Gambia.

Mengutip Antara , Senin (6/5/2024), Indonesia pada tahun 1998 telah mendirikan ARFTC seluas 6,6 hektare di Jenoi, Gambia. ARFTC merupakan pusat pelatihan yang dibangun berdasarkan kerja sama antara pemerintah Gambia, Pemerintahan Indonesia, dan Food Agriculture Organization (FAO) guna membantu peningkatan produktivitas pangan di Gambia dan negara-negara Afrika Barat.

Lebih lanjut, Retno mengatakan bahwa setelah bertemu dengan Menlu Gambia, dirinya juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Gambia.

Dalam kunjungan tersebut, Menlu membahas komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

Menlu menyebutkan bahwa nilai perdagangan Indonesia dengan Gambia pada 2023 mencapai 64,2 juta dolar AS dan Indonesia mengalami surplus 56,2 juta dolar AS.

“Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dari angka tahun 2022, yaitu 47,2 juta dolar AS, di mana Indonesia juga mengalami surplus 47,2 juta (dolar AS). Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, Indonesia selalu alami defisit,” kata dia.

Sementara itu, dalam agenda terakhirnya di Gambia, Menlu Retno juga melakukan pertemuan dengan Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Gambia, Alieu Secka.

Dalam kesempatan itu, Menlu menyampaikan apresiasi atas dukungan Konhor Secka dalam upaya Indonesia untuk mempromosikan barang-barang ekspor Indonesia, dan menjadi jembatan bagi para mahasiswa Gambia yang belajar di Indonesia.

Menlu juga meminta bantuan Konhor untuk mempromosikan IAF ke-2, yang akan digelar di Bali pada September 2024.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Arab Saudi dan UEA Minta AS Lanjutkan Perang Gulingkan Pemerintahan Garis Keras Iran

BRIEF.ID - Otoritas Arab Saudi dan Uni Emirat Arab...

Militer Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tembakan Rudal ke Israel dan Kuwait

BRIEF.ID - Militer Iran menolak negosiasi dengan Amerika Serikat...

Cegah Perang Meluas, Tiga Negara Tawarkan Diri Jadi Mediator Negosiasi AS dan Iran

BRIEF.ID - Tiga negara menawarkan diri menjadi mediator negosiasi...

AS Ajukan 15 Tuntutan kepada Iran untuk Mengakhiri Perang

BRIEF.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah mengajukan...