Menlu Rubio Pastikan AS Takkan Ambil Peran Dalam Pemerintahan di Venezuela

BRIEF.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mengambil peran sehari-hari dalam pemerintahan Venezuela,  selain menegakkan “karantina minyak” yang sudah ada di negara itu.

Pernyataan itu merupakan sebuah perubahan sikap setelah Presiden AS Donald Trump, pada Sabtu (3/1/2026) mengumumkan bahwa AS akan menjalankan Venezuela setelah penggulingan Presiden Nicolás Maduro. Demikian dikutip dari The Associated Press, Senin (4/1/2026).

Pernyataan Rubio  di acara bincang-bincang televisi tampaknya dirancang demi meredakan kekhawatiran tentang apakah tindakan tegas AS  itu untuk mencapai perubahan rezim, mungkin akan kembali menghasilkan intervensi asing  berkepanjangan atau upaya pembangunan negara yang gagal.

Pernyataan itu dinilai kontras dengan klaim Presiden Trump yang luas tetapi samar bahwa AS setidaknya  untuk sementara akan “menjalankan” negara kaya minyak itu, komentar yang menunjukkan semacam struktur pemerintahan di mana Caracas akan dikendalikan oleh Washington.

Di sisi lain,  Rubio menawarkan pandangan yang lebih bernuansa, dengan mengatakan bahwa AS akan terus menegakkan karantina minyak yang sudah berlaku di kapal tanker, yang dikenai sanksi sebelum Presiden Maduro digulingkan dari kekuasaan pada Sabtu (3/1/2026) pagi dan menggunakan pengaruh itu sebagai sarana untuk mendorong perubahan kebijakan di Venezuela. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KUHP dan KUHAP Baru Disorot Publik, Setkab Jelaskan Pembaruan Sistem Hukum Pidana

BRIEF.ID – Sekretariat Kabinet (Setkab) menjelaskan sejumlah pasal dalam...

Nadiem Makarim Ungkap Dilahirkan Dalam Keluarga Pejuang Antikorupsi

BRIEF.ID - Terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook, Nadiem Anwar...

Presiden Prabowo Hadiri Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Natal Nasional...

Kementerian Hukum Tegaskan KUHAP Baru Sesuai Aspirasi Masyarakat

BRIEF.ID - Kementerian Hukum menegaskan KUHAP yang baru ...