BRIEF.ID – Negara tetangga Malaysia tetap menjadi tujuan ekspor utama mukena Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), volume ekspor mukena meningkat cukup signifikan. Sepanjang tahun 2024, Indonesia mengekspor sekitar 168,06 ton mukena, naik 16,64% dari 144,09 ton pada tahun 2023.
Malaysia sebagai negara tujuan utama ekspor mukena Indonesia, nilainya mencapai US$ 961.092,23 pada tahun 2024. Negara lain seperti Filipina dan Thailand juga menjadi pasar penting dengan nilai ekspor masing-masing sebesar US$ 116.686,24 dan US$ 30.150,56.
Di sisi lain, nilai ekspor mukena Indonesia mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2024, nilai ekspor mukena tercatat sebesar US$ 1,15 juta, merosot 73,26% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 4,32 juta.
Penurunan nilai ekspor ini disinyalir akibat munculnya pesaing dari negara lain seperti Pakistan dan Bangladesh, yang menawarkan produk dengan harga lebih kompetitif, serta perubahan preferensi konsumen yang kini lebih memilih mukena dengan tampilan modern.
Menghadapi tantangan ini, industri mukena Indonesia perlu melakukan berbagai strategi, seperti inovasi desain, perbaikan kualitas, dan strategi pemasaran yang tepat, termasuk memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce internasional untuk meningkatkan kesadaran terhadap produk dalam negeri. (nov)