Lebaran 2024, PLN Jamin Ketersediaan Pasokan Listrik

BRIEF.ID – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan tidak ada kendala maupun dalam pasokan listrik selama momentum Hari Raya Lebaran 2024. PLN menjamin telah mempersiapkan pasokan daya kelistrikan selama kurang lebih 2 bulan.

“Kami sudah melakukan persiapan selama 2 bulan ini. Kami sudah melakukan persiapan dari energi primer dan pembangkitnya, dari sistem transmisi, sistem distribusi, sistem pelayanan pelanggan,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

PLN, kata Darmawan, mengerahkan 81.591 personel, 1.040 personel pekerjaan dalam kondisi bertegangan (PDKB) dan 2.766 posko. Masa siaga dimulai sejak 3 April 2024 sampai dengan 19 April 2024.

PLN juga memastikan bahwa neraca daya nasional dalam kondisi aman, melalui cadangan energi primer di atas 20 hari operasi (HOP) dan memajukan seluruh jadwal pemeliharaan sehingga aset kelistrikan berada dalam kondisi prima.

“Kami sudah memajukan seluruh jadwal pemeliharaan baik itu pembangkit, pemeliharaan gardu induk, pemeliharaan transmisi, pemeliharaan untuk jaringan distribusi dan saluran ke pelanggan,” tegas Darmawan seperti diberitakan Bloomberg Technoz.

“Kami sudah melakukan inspeksi, patroli rutin dalam memastikan keandalan infrastruktur kelistrikan bisa aman sehingga jalannya Lebaran bisa berjalan dengan lancar,” kata dia.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan Beban Puncak (BP) pada Lebaran 2024, 10 April 2024 sebesar 32.750 MW dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 51.350 MW sehingga cadangan total sebesar 18.600 MW (56,79%).

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Uni Eropa Sebut Kebijakan AS Dorong Kenaikan Harga

BRIEF.ID - Uni Eropa atau European Union (EU) merespons...

Menakar Dampak Tarif Impor 32% AS untuk Neraca Perdagangan Indonesia dan IHSG

BRIEF.ID - Pemberlakuan tarif impor terhadap 160 negara, yang...

Kanselir Scholz Kecam Penerapan Tarif Impor AS

BRIEF.ID - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan...

Penerapan Tarif Resiprokal AS, Indonesia Disarankan Perkuat Perdagangan BRICS

BRIEF.ID – Ekonom Hans Kwee menyarankan Pemerintah Indonesia  memperkuat...