BRIEF.ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat kinerja yang solid pada Januari 2026, dengan pertumbuhan kredit dan aset yang kuat, laba bersih meningkat double digits, serta struktur biaya dan risiko yang terjaga baik. Peningkatan ini menunjukkan momentum awal tahun yang positif bagi perbankan ini.
PT Bank Mandiri Tbk mencatat laba bersih Rp 4,65 triliun pada Januari 2026, tumbuh 16% YoY, dengan pendapatan bunga tumbuh 9,23% YoY menjadi Rp10,92 triliun.
Penyaluran kredit mencapai Rp 1.511,4 triliun atau naik 15,62% YoY, terutama didorong pembiayaan ke sektor produktif. Total aset meningkat menjadi Rp 2.191,9 triliun atau tumbuh sekitar 14% dibanding periode sebelumnya.
Dana Pihak Ketiga tercatat Rp 1,635.5 triliun dengan rasio CASA sekitar 73% YoY sehingga menopang efisiensi biaya dana. Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio NPL sekitar 0,97% serta penurunan cost of credit menjadi 0,35%.
Saat ini, saham BMRI diperdagangkan dengan PBV 1.73x sedikit lebih tinggi dari PBV subsektor bank sebesar 1.62x, namun berada di bawah rata-rata PBV 5 tahunnya 1.96x. (nov)


