BRIEF.ID – Pasar saham Eropa menguat pada perdagangan, Kamis (22/1/2026) setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan, “kerangka kerja” telah disepakati mengenai Greenland, dan membatalkan pemberlakuan tarif progresif pada negara-negara Eropa.
Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 naik 1,2% pada pembukaan perdagangan di London, Inggris. Indeks CAC 40 Prancis +1,27%, Indeks FTSE MIB +1,04%. Begitu pula dengan Indeks DAX Jerman naik +1,25% dan Indeks FTSE 100 Inggris melaju +0,66%
Pasar global pulih setelah Trump mengumumkan pada hari Rabu (21/1/2026) bahwa ia dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte telah menyepakati ”kerangka kerja kesepakatan masa depan” yang melibatkan Greenland. Sebagai hasil dari negosiasi tersebut, Trump mengatakan ia tidak akan lagi memberlakukan tarif yang lebih tinggi pada sekutu Eropa.
Sementara itu, harga minyak turun pada Kamis (22/1/2026) setelah investor menilai prospek penawaran dan permintaan. Sementara laporan yang dirilis menunjukkan peningkatan stok minyak mentah dan bensin AS pekan lalu menekan harga.
Harga minyak mentah Brent turun 28 sen menjadi US$ 64,96 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun 19 sen menjadi US$ 60,43 per barel.
Pada Rabu (21/1/2026), Trump meredakan retorikanya tentang Greenland dengan menolak penggunaan kekerasan dan menarik kembali ancaman tarif yang ditujukan kepada Eropa.
Mingyu Gao, kepala peneliti bidang energi dan bahan kimia di China Futures mengatakan, meredanya retorika seputar Greenland akan mengurangi ketegangan perdagangan antara AS dan Eropa serta mendukung perekonomian global dan permintaan minyak. (nov)


