BRIEF.ID – Pemerintah Iran diduga menggunakan foto-foto hasil editan AI terkait Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei di tengah laporan bahwa pemimpin itu terlalu lemah untuk tampil di depan umum.
Penyelidikan atas foto-foto terbaru yang diterbitkan oleh media pemerintah Iran dan di akun X baru Khamenei, mengungkapkan bahwa foto-foto tersebut telah diedit menggunakan aplikasi AI online, kata Shayan Sardarizadeh, jurnalis senior di BBC Verify.
“SynthID Google menemukan tanda air di dalamnya yang menunjukkan bahwa foto tersebut telah diedit menggunakan AI Google,” tulis Sardarizadeh di X, dikutip dari New York Post, Jumat (13/3/2026).
Foto-foto palsu itu tampaknya dimanipulasi dari foto-foto lama Khamenei saat menghadiri demonstrasi pro-pemerintah, tambah Sardarizadeh.
Metadata akun X menunjukkan bahwa akun tersebut berbasis di Belanda. Foto-foto palsu tersebut tampaknya dimanipulasi dari foto-foto lama Khamenei saat menghadiri demonstrasi pro-pemerintah.
Belum ada gambar baru yang dirilis tentang Khamenei sejak ia diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran, awal pekan ini setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026.
Sebuah sumber di Iran mengatakan kepada The Sun bahwa Khamenei sebenarnya dalam keadaan koma dan sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Sina di Teheran, Iran.
“Satu atau dua kakinya telah dipotong. Hati atau perutnya juga pecah. Ia tampaknya juga dalam keadaan koma,” kata sumber itu. (nov)


