Investor Institusi Global Yakin Harga Emas Dunia Capai US$5.000 Tahun 2026

BRIEF.ID – Goldman Sachs menyatakan mayoritas investor institusi global meyakini harga emas dunia akan mencapai US$5.000 per troy ounce pada Tahun 2026.

Keyakinan itu, berdasarkan hasil survei terbaru, yang dilakukan Goldman Sachs terhadap 900 klien di platform Marquee-nya dari 12-14 November 2025.

Survei Goldman Sachs menyebut hampir 70% investor institusi global memperkirakan harga emas akan mencatat kenaikan tlebih lanjut di tahun depan.

Dalam hasil survei Goldman Sachs, yang dirilis akhir pekan lalu, tercatat sekitar 36% investor institusi global memperkirakan harga emas dunia akan mencapai harga US$5.000 per troy ounce pada akhir 2026.

Sepertiga responden lainnya memperkirakan logam mulia tersebut akan diperdagangkan pada kisaran harga US$4.500 per troy ounce hingga US$5.000 per troy ounce.

Sementgara itu, hanya sekitar 5% investor institusi global, yang memperkirakan harga emas dunia akan turun di kisaran US$3.500  per troy ounce dan US$4.000 per troy ounce.

Survei terbaru yang menunjukkan mayoritas investor institusi global meyakini harga emas akan menembus US$5.000 per troy ounce pada 2026 melampaui prediksi Goldman Sachs di kisaran US$4.900 per troy ounce.

Bank Sentral

Berlanjutnya kenaikan harga emas dunia di tahun depan, diyakini masih dipicu pembelian emas dunia secara masif oleh bank sentral di berbagai negara.

Survei Goldman Sachs menunjukkan sekitar 38% responden menyakini pembelian emas dunia oleh bank sentral tetap menjadi pendorong utama kenaikan harga emas dunia di tahun depan.

Hal itu, dipengaruhi keyakinan investor bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (AS0 atau Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga lanjutan untuk mengendalikan inflasai dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Sedangkan 27% responden meyakini faktor pendorong kedua bagi lonjakan harga emas dunia adalah kekhawatiran fiskal, yang mendorong investor meninggalkan aset berisiko seperti saham dan obligasi berdenominasi dolar AS.

Sepanjang tahun ini atau year-to-date (ytd), harga emas dunia telah mengalami kenaikan sebesar 61,15% menjadi US$4.226,42 per troy ounce, pada pembukaan perdagangan hari ini. 

Dalam seminggu terakhir, harga emas dunia membukukan kenaikan 2,26% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga terangkat 5,66%.

Hal ini, menjadikan emas dunia mengalami kenaikan mengungguli hampir semua kelas aset utama, sekaligus mencetak rekor kenaikan dua digit selama tiga tahun berturut-turut. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Riset Terbaru ANZ dan Stanchart: Harga Emas Dunia Bakal Tembus US$5.000 di Semester I 2026

BRIEF.ID - Hasil riset terbaru dua lembaga keuangan internasional,...

Singapura Raih Peringkat ke-2 Negara Terkaya di Dunia Tahun 2025 Berdasarkan PDB per Kapita

BRIEF.ID - Singapura meraih peringkat ke-2 negara terkaya di...

Eropa Kerahkan Pasukan Militer ke Greenland Sikapi Tekanan AS

BRIEF.ID - Negara-negara Eropa mengerahkan pasukan militer ke Greenland...

WEF 2026 Davos, Momentum Emas Perkuat Citra Indonesia Sebagai Mitra Investasi Strategis

BRIEF.ID - World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos...