Investor Global Antusias Kunjungi Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026

BRIEF.ID – Investor global antusias mengunjungi Indonesia Pavilion di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, yang pembukaannya diresmikan pada Rabu (21/1/2026).

Pernyataan itu, disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, dalam keterangan resmi, pada Jumat (23/1/2026).

Menurut Rosan, tingginya minat investor global mengunjungi Indonesia Pavilion selama penyelenggaraan WEF Davos 2026, mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Mayoritas investor global yang berkunjung menyampaikan pandangan mereka tentang Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan prospektif di tengah ketidakpastian ekonomi dan fragmentasi geopolitik dunia.

“Jadi, memang appetite dari investor yang hadir di Indonesia Pavilion sangat baik. Investor melihat Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil serta indikator-indikator lainnya sangat positif,” kata Rosan.

Peresmian Indonesia Paviliun dilakukan Rosan bersama CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Duta Besar Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Sidharto Reza Suryodipuro, serta Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino Vega.

Rosan mengungkapkan, ada 13 panel di Indonesia Pavilion, yang mempromosikan peluang investasi di Indonesia baik oleh pemerintah maupun swasta, serta memberikan update kebijakan atau regulasi terkait investasi kepada investor global.

“Total ada 13 panel di Indonesia Pavilion. Dan responnya positif, tamu-tamu senang dengan pavilion Indonesia, karena terbuka dan menarik. Investor global sangat tertarik dengan peluang investasi di Indonesia. Beberapa sektor seperti food security, dan energy transition  mendapatkan perhatian tinggi investor global,” ungkap Rosan.

Dia menjelaskan, kehadiran Indonesia Pavilion yang mengusung tema “Indonesia Endless Horizons” di WEF Davos 2026, merupakan bagian dari diplomasi investasi Indonesia di pasar global. Paviliun tersebut dibuka sepanjang perhelatan WEF Davos 2026, yang berakhir hari ini, Jumat (23/1/2026).

Rosan pun mengapresiasi kerja sama pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan Danantara Indonesia, bersama sektor swasta di bawah kordinasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia,
untuk mempromosikan peluang investasi strategis di Indonesia Pavilion.

Hal tersebut, juga menyampaikan pesan penting kepada investor global mengenai kesiapan pemerintah dan sektor swasta Indonesia dalam memperluas kerja sama ekonomi jangka panjang, serta membuka peluang investasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kehadiran Indonesia Pavilion menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menyatakan posisinya sebagai mitra dialog dan investasi yang kredibel dan konsisten,” ujar Rosan.

Hal itu sejalan dengan pidato Presiden Prabowo Subianto, di ajang WEF Davos 2026, pada Kamis (22/1/2026), yang menegaskan kebijakan ekonomi Indonesia dirancang secara terukur dan berbasis data sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan disiplin fiskal.

Presiden Pranbowo mengungkapkan, stabilitas nasional yang menopang kebijakan ekonomi tidak terjadi secara kebetulan. Hal tersebut dapat terwujud lantaran pilihan konsisten Indonesia untuk mengedepankan persatuan, kolaborasi, dan hubungan bersahabat dibandingkan konfrontasi.

“Pendekatan tersebut menjadi kunci dari ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Kebijakan kami telah dan akan selalu dirancang secara tepat,” ujar Presiden Prabowo. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Mantan Menpora Dito Ariotedjo

BRIEF.ID - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito...

IMF Sebut Perekonomian Indonesia Tumbuh 5,1% pada Tahun 2026

BRIEF.ID - Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan, perekonomian Indonesia...

BI Suntik Likuiditas Perbankan Senilai Rp397,9 Triliun, Hampir Dua Kali Lipat Dana Pemerintah

BRIEF.ID — Bank Indonesia (BI) melaporkan telah menyuntikan likuiditas...

Goldman Sachs Naikkan Prediksi Harga Emas Dunia Tembus US$5.400 per Troy Ounce Akhir 2026

BRIEF.ID - Lembaga Investasi dan Keuangan Internasional, Goldman Sachs,...