Indonesia Jadi Anggota BRICS, Arsjad Rasjid: Tanggung Jawab Baru Memitigasi Persaingan Global

BRIEF.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan, bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh BRICS  (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan) menjadi momen  bersejarah untuk  mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan ekonomi global.

Arsjad menilai, keanggotaan Indonesia di BRICS, membuka peluang besar untuk memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara BRICS, sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Berdasarkan paritas daya beli, BRICS  mencakup hampir 45% populasi dunia dan sekitar 35% dari produk domestik bruto (PDB) global.

“Keanggotaan tersebut juga membawa tanggung jawab baru, antara lain memitigasi persaingan global yang semakin ketat,” kata Arsjad di Jakarta, Selasa (7/1/2025).

Ia meyakini  bahwa  sinergi erat antara pemerintah dan dunia usaha, keanggotaan ini akan menjadi kekuatan untuk memperkuat fundamental ekonomi, mendorong inovasi, dan menciptakan lapangan kerja baru sekaligus  sebagai peluang untuk mendorong perekonomian ke level yang lebih tinggi.

“Kadin Indonesia terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan manfaat keanggotaan BRICS dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Arsjad. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dukung Perluasan Pasar Ekspor UMKM, Astra International Hadirkan Produk Unggulan Lokal di TEI 2026

BRIEF.ID - PT Astra International Tbk (Astra) menghadirkan beragam produk...

Antrean BBM di 11 Provinsi Terus Mengular, Ombudsman Desak Evaluasi Distribusi dan Kuota

BRIEF.ID – Antrean bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan meluas...

Karhutla Kalteng dan Sumsel Masih Jadi Fokus, Pemerintah Kerahkan Ribuan Personel

BRIEF.ID – Pemerintah memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Pemerintah Kerahkan 69.190 Personel Tangani Karhutla, 639 Hektare Lahan Masih Terbakar

BRIEF.ID – Pemerintah mengerahkan 69.190 personel gabungan untuk menangani...