IHSG Volatil Uji Level 7.500, Investor Wait and See Perkembangan Konflik Geopolitik Timur Tengah

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak volatil menguji level psikologis 7.500, seiring investor bersikap wait and see (menunggu) perkembangan terbaru konflik geopolitik Timur Tengah.

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat0,59% atau 43,86 poin ke level 7.484. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,50% atau 3,81 poin ke posisi 763,75.

Hingga pukul 10:30 waktu JATS, IHSG terpantau bergerak fluktuatif dan berada di level 7.442. Selama 2 jam 30 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.527, dan level terendah di 7.427.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 390 saham naik harga, 257 saham turun harga, dan 165 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 16,637 miliar lembar,d engan frekuensi tarnsaksi sebanyak 1.015.050, dan nilai transaksi sebesar Rp6,786 triliun.

Penguatan IHSG sedikit terhambat, seiring perkembangan terbaru konflik geopolitik Timur Tengah, yang menimbulkan ketidakpastian terkait keamanan jalur distribusi minyak di Selat Hormuz.

Menteri Energi AS, Chris Wright, sempat mengunggah di media sosial bahwa militer AS akan mengawal tanker yang melewati Selat Hormuz. Akan tetapi, unggahan tersebut kemudian dihapus. Gedung Putih pun menegaskan bahwa tidak ada pengawalan terhadap tanker minyak yang melewati wilayah konflik tersebut.

Hal itu, berarti Selat Hormuz masih ditutup, sehingga memicu kekhawatiran investor terhadap krisis energi global, karena terganggunya rantai pasok minyak dunia.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan konferensi pers kondisi fiskal oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait perkembangan APBN Februari 2026, serta percepatan seleksi pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah gejolak global.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak volatil dengan kecenderengan menguat terbatas di kisaran level support 7.200 hingga level resistance 7.600. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Daily Brief (March 11, 2026)

TOP NEWS Reuters — Indonesia plans to cushion the impact...

Rupiah Bergerak Menguat Terbatas Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terbatas terhadap...

Harga Emas Antam Melesat Rp40.000 Dipicu Kekhawatiran Krisis Energi Dunia

BRIEF.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk...

IHSG Diprediksi Bergerak Datar

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...