BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesii I perdagangan hari ini, Rabu (4/2/2026), terhempas ke zona merah imbas aksi jual saham PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Astra International Tbk (ASII).
Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,35% atau 28,45 poin ke leveli 8.151. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,42% atau 3,50 poin ke posisi 827,23.
Namun hanya berselang 35 menit perdagangan, IHSG langsung berbalik arah ke zona merah. Hingga pukul 12:00 waktu JATS, IHSG terpantau masih tertekan 0,53% atau 43,275 poin di level 8.079. Selama 3 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.194, dan level terendah di 8.050.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 418 saham turun harga, 269 saham naik harga, dan 127 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnaan.
Volume saham yang ditransaksikan mencapai 30,334 miliar lembar, dengan frekeuensi sebanyak 1.897,228 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp14,635 triliun.
Tekanan terhadap IHSG dipicu aksi jual yang dilakukan investor terhadap sejumlah saham unggulan, terutama TLKM dan ASII. TLKM mengalami koreksi sebesar 4,64% atau Rp160 menjadi Rp3.290 per lembar. Sedangkan ASII turun 2,21% atau Rp150 menjadi Rp6.650 per saham.
Investor nampaknya masih mencermati implementasi hasil pertemuan Morgan Stanley Capital International (MSCI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO), terkait transparansi kepemilikan saham dan perubahan kategori investor.
Nantinya kategori investor di pasar modal Indonesia berubah dari 9 tipe menjadi 27 sub-tipe. Data investor juga akan diklasifikasi berdasarkan afiliasi atau non-afiliasi.
Selain itu, akan ada data investor perusahaan dari berbagai kategori seperti private equity, pemerintah, peer to peer lending (pinjaman online) dan lainnya.
Sementara dari luar negeri, tekanan terhadap IHSG masih dipicu sentimen menjelang rilis data ekonomi AS, antara lain Non-Farm Payrolls (NFP), dan lapangan pekerjaan.
Terkait dengan faktor-faktor tersebut, pergerakan IHSG hari ini diprediksi melemah terbatas, di kiisaran level support 8.050 dan level resistance 8.100. (jea)


