BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami rebound pada perdagangan Kamis (22/1/2026) imbas meredanya polemik Greenland, antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE).
Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,46% atau 41,83 poin ke level 9.052. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,53% atau 4,63 poin ke posisi 876,05.
Hingga pukul 10:30 waktu JATS, IHSG masih bergerak di zona hijau dan berada di level 9.088. Sepanjang 1 jam 30 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 9.098, dan level terendah di 9.016.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 460 saham naik harga, 212 saham turun harga, dan 126 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Volume saham yang ditransaksikan mencapai 25,256 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.600.768 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,558 triliun.
Penguatan IHSG ditopang sentimen positif dari luar negeri, terutama meredanya polemik Greenland antara AS dan UE. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Denmark terkait Greenland, dan tidak akan menggunakan kekuatan militer.
Selain itu, Presiden Trump juga menccabut ancaman tarif tarif impor sebesar 10% kepada 8 negara eropa, yang dinilai menentang rencana AS untuk mengendalikan atau mengambil alih Greenland.
Sebelumnya, Presiden Trump mengancam akan memberlakukan kenaikan tarif impor sebesar 10% kepada 8 negara eropa mulai Februatri 2026.
Jika ke-8 negara eropa tetap menentang AS, dan tidak ada kesepakatan terkait posisi Greenland, maka tarif impor akan dinaikkan menjadi 25% per Juni 2026.
Ancaman Trump tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait pecahnya perang tarif antara AS dan UE, karena Komite Eropa menyerukan perlawanan dan tetapo mempertahankan kedaulatan Greenland di bawah semi otonom Denmark.
Sementara dari dalam negeri, komitmen Bank Indonesia (BI) untuk melakukan inteervensi skala besar guna menjaga stabilitas rupiah, mengembalikan kepercayaan investor terhadapa pasar keuangan Indonesia.
Rupiah dan pasar surat utang dibuka positif pada perdagangan hari ini, Kamis (22/1/2026), seiring kembalinya investor mengoleksi Surat Berharga Negara (SBN) jangka pendek, terutama SBN tenor 2 tahun.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi terus menguat dan bergerak di level support 9.000 dan level resistance 9.120, ditopang aksi borong saham-saham sektor keuangan, dan komoditas. (jea)


