BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat 2% pada sesi I perdagangan akhir pekan, Jumat (10/4/2026), didongkrak saham sektor perbankan.
Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,53% atau 38,90 poin ke level 7.346. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,52% atau 3,83 poin ke posisi 737,73.
Hingga berakhirnya sesi I perdagangan saham pada pukul 12:00 waktu JATS, IHSG terpantau menguat 2,02% atau 147,86 poin di level 7.455. Selama 3 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.475, dan level terendah di 7.346.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 470 saham naik harga, 177 saham turun harga, dan 168 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Adapun volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan di BEI mencapai 22,575 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanya k1.316.117 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp9,456 triliun.
Penguatan IHSG terutama ditopang sentimen positif berlanjutnya gencatan senjata, dan jalannya perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pada akhir pekan ini, delegasi AS dan Iran akan mengadakan perundingan damai di Islamabad, Pakistan. Delegasi AS dipimpin langsung Wakil Presiden JD Vance.
Meski ada sentimen negatif dari dalam negeri seiring riset terbaru World Bank atau Bank Dunia, yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2026 menjadi 4,7%, investor nampaknya opotimistis dengan kesepakatan perdamaian AS-Iran.
Hal itu, terlihat dari aksi borong yang dilakukan investor, terutama terhadap saham-saham unggulan dan potensial di BEI, yang sudah mengalami penurunan harga cuku besar.
Saham perbankan dan energi menjadi yang paling diserbu investor, dan memberi kontribusi signifikan mendongkrak IHSG. Tercatat ada 5 saham bank yang menyumbang penguatan IHSG lebih dari 30 poin, yaitu:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 9,41 poin.
2. PT Bank Mega Tbk (MEGA) menyumbang 4,93 poin.
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyumbang 4,72 poin.
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyumbang 4,71 poin.
5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyumbang 4,68 poin.
Sementara saham-saham sektor energi, yang berkontribusi besar antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Barito renewables Energy Tbk (BREN). Saham BYAN berkontribusi 7,98 poin mendokrak IHSG, sedangkan BREN menyumbang 7,41 poin.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi berpeluang menguat, dan bergerak di kisaran level support 7.340, dan level resistance 7.500. (jea)


