BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berbalik arah ke zona hijau di akhir sesi I perdagangan Senin (13/4/2026), ditopang saham perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu.
Pada akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG ditutup menguat 0,46% atau 34,23 poin di level 7.492. Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 0,65% atau 48,41 poin di level 7.410.
Sepanjang 3 jam perdagangan saham berlangsung, IHSG bergerak fluktuatif di zona merah dan zona hijau, menyentuh level tertinggi di 7.500, dan level terendah di 7.351.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 348 saham naik harga, 305 saham turun harga, dan 162 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Volume saham yang ditransaksikan terpantau mencapai 23,556 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.511.190 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp10,103 triliun.
IHSG mengawali sesi I perdagangan hari ini dengan terpuruk ke zona merah, namun perlahan berbalik arah ke zona hijau, seiring aksi borong saham perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk ( BREN) terpantau naik sebesar 4,31% atau Rp250 menjadi Rp6.050 per lembar, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 15,40% atau Rp295 menjadi Rp2.210 per lembar.
Kedua saham perusahaan orang terkaya di Indonesia tersebut, memberi kontribusi untuk penguatan IHSG lebih dari 18 poin, masing-masing BRPT sebesar 10,43 poin, sedangkan BREN sebesar 8,33 poin.
Aksi borong saham BRPT dan BREN, mampu mengikis tekanan terhadap IHSG seiring aksi jual terhadap saham-saham unggulan, terutama saham 4 bank besar, imbas sentimen memanasnya kembali konflik Timur Tengah.
Perundingan damai antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang gagal mencapai kesepakatan, membuat pasar keuangan kembali gonjang-ganjing.
Transaksi bursa saham dan valuta asing (valas), terutama di negara-negara berkembang atau emerging market, kembali terpuruk ke zona merah, seiring penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak dunia.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas di kisaran level support 7.350 hingga level resistance 7.500. (jea)


