BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok ke zona merah setelah sempat menyentuh level 8.400 pada sesi I perdagangan hari ini, Selasa (24/2/2026).
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di zona hijau dengan menguat 0,38% atau 31,96 poin ke level 8.428. Namun pergerakan IHSG perlahan berbalik arah ke zona merah.
Hingga pukul 11:30 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona merah dan berada di level 8.372. Selama 2 jam 20 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.437, dan level terendah di 8.358.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 413 saham turun harga, 232 saham naik harga, dan 167 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Volume saham yang ditransaksikan mencapai 27,488 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.758.879 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,068 triliun.
Saham-saham yang mengalami tekanan jual terutama dari sektor consumer goods atau produk konsumsi, keuangan, dan pertambangan. Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) masih mengalami tekanan jual.
Sementara saham-saham unggulan yang menjadi penopang IHSG antara lain, saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat 0,38% atau Rp25 menjadi Rp6.650 per lembar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 0,95% atau Rp50 menjadi Rp5.325 per lembar.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak flutuatif dengan kecenderungan melemah terbatas di kisaran level support 8.350, dan level resistance di 8.450. (jea)


