BRIEF.ID – Harga emas dunia anjlok gara-gara Libur Tahun Baru Imlek. Tercatat harga emas dunia terkoreksi sebesar 3,49% dalam 2 hari libur Imlek.
Pada penutupan perdagangan Selasa (17/2/2026), harga emas dunia di pasar spot ambruk 2,47% menjadi US$ 4.867,9 per troy ounce. Harga tersebut menjadi yang terendah sejak 5 Februari 2026.
Anjloknya harga emas dunia dipengaruhi libur Imlek, yang membuat pasar keuangan dan komoditas di sejumlah negara terutama Tiongkok ditutup.
Tiongkok memberlakukan libur Imlek selama sepekan, mulai 16 Februari-23 Februari 2026. Sementara sejumlah negara Asia termasuk Indonesia hanya memberlakukan libur Imlek selama dua hari.
Dengan ditutupnya pasar keuangan dan komoditas Tiongkok, likuiditas transaksi emas di pasar spot jadi menipis. Pasalnya, investor Tiongkok dikenal agresif memborong logam mulia tersebut.
Selain itu, banyak investor yang memanfaatkan momentum ini dengan melepas koleksi emas untuk mencairkan cuan atau keuntungan seiring kebutuhan perayaan Tahun Baru Imlek.
Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat (AS) juga sedang menguat, sehingga menekan harga emas dunia. Pada Selasa (17/2/2026), Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) terapresiasi 0,21% ke 97,115.
Analis memperkirakan tekanan terhadap harga emas masih akan berlangsung karena libur Imlek masih berlaku di Tiongkok, dan sejumlah negara Asia. Minimnnya sentimen positif juga membuat harga emas sulit terdongkrak, apalagi dolar AS cenderung menguat.
Emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Ketika mata uang Negeri Paman Sam menguat, maka emas menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya. (jea)


