BRIEF.ID – Harga emas batangan Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot tajam, dan terhempas dari level Rp2,8 juta per gram pada perdagangan H-1 menjelang bulan Ramadan.
Seperti dilansir laman Logam mulia hari ini, Rabu (18/2/2026), harga emas batangan Antam merosot Rp40.000 menjadi Rp2.78.000 per gram dari level sebelumnya Rp2.820.000 per gram.
Sementara harga pembelian kembali (buyback) emas Antam terpangkas Rp51.000 menjadi Rp2.655.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.706.000 per gram.
Pelemahan harga emas Antam dipengaruhi pergerakan harga emas dunia di pasar spot, yang anjlok 2,47% menjadi US$4.867,9 per troy ounce, pada penutupan perdagangan Selasa (17/2/2026).
Libur Hari Raya Imlek selama seminggu, mulai 16 Februari-23 Februari 2026, yang diberlakukan pemerintah Tiongkok, membuat pasar keuangan dan komoditas ditutup.
Hal itu, membuat harga emas dunia anjlok karena minimnya likuiditas terutama dari transaksi investor Tiongkok, yang paling gencar memborong logam mulia tersebut.
Selain itu, koreksi harga emas dunia juga terjadi seiring aksi profit taking (ambil untung) dari investor yang melepas aset emasnya untuk keperluan Hari Raya Imlek.
Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat (AS) juga sedang menguat, sehingga menekan harga emas dunia. Pada Selasa (17/2/2026), Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) terapresiasi 0,21% ke 97,115.
Analis memperkirakan tekanan terhadap harga emas Antam masih akan berlangsung seiring libur Imlek yang masih berlangsung, dan aksi ambil untung investor dalam negeri, yang ingin mencairkan cuan menjelang masuk bulan Ramadan atau bulan puasa, yang diperkirakan jatuh pada Kamis (19/2/2026). (jea)


