BRIEF.ID – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menyatakan, industri tekstil di dalam negeri harus maju, memiliki kepastian hukum, kemudahan perizinan, dan memperoleh insentif pajak, dan bebas pungutan liar (pungli).
Hal itu disampaikan Ganjar saat mengunjungi PT Sri Rejeki Isman Tbk, yang dikenal dengan nama Sritex Group di Kecamatan Jetis, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).
“Saya akan senang kalau antar pengusaha tekstil kemudian bisa memberikan masukan. Karena tekstil dan produk tekstil ini turunannya dahsyat,” ujar Ganjar.
Pada kesempatan itu, Ganjar bertemu Presiden Komisaris Sritex Group Iwan Setiawan Lukminto beserta ratusan pegawai Sritex. Iwan memaparkan sejumlah kendala yang sedang dihadapi industri tekstil dan produk tekstil (TPT).
Menurut Ganjar, sejumlah regulasi terkait pengembangan perusahaan menjadi penting untuk dioptimalkan agar perekonomian terus tumbuh.
“Saya mendengarkan kondisi industri TPT di Indonesia yang lagi mendapat tekanan yang luar biasa. Maka penting memang membuat regulasi untuk memberikan insentif kepada industri TPT kita agar kita bisa bertahan dan tumbuh,” kata Ganjar.
Ia menambahkan, saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode, tahun 2013-2018 dan 2018-2023, kerap berkunjung ke Sritex Group sebagai salah satu perusahaan TPT terbesar di Asia Tenggara untuk berdialog dengan para pekerja.
Perusahaan TPT, kata dia, harus dipertahankan perkembangan bisnisnya agar bisa menjaga penyerapan tenaga kerja, sehingga ada kesinambungan antara pemerintah dan perusahaan.
“Sritex adalah yang terbesar se-Asia Tenggara. Kalau ini menjadi aset nasional dan perlu kita jaga ya rasanya memang harus kita jaga,” jelas Ganjar.