Ganjar Pranowo: Bogor Menarik, Sebab Jumlah Pemilihnya Besar

BRIEF.ID – Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo mengatakan,  Kabupaten Bogor, Jawa Barat, adalah  tempat menarik bagi  semua politisi karena  jumlah pemilihnya begitu besar di satu daerah.

“Bogor pasti menjadi tempat yang sangat menarik untuk semua politisi, karena ini satu titik tetapi jumlah pemilihnya lebihnya minta ampun,” kata Ganjar kepada wartawan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Sabtu (22/7/2023).

“Luar biasa, gitu ya. Pasti semua tertarik untuk bicara,” sambungnya.

Ganjar mengatakan sudah ada beberapa agenda di Bogor. Namun, baru bisa terlaksana hari ini.

“Sebetulnya kita sudah cukup lama beberapa agenda yang ada di Bogor ini tidak atau bahkan terlaksana pada saat itu. Waktunya tinggal hari ini maka saya buat roadshow sekalian,” ujarnya.

Ganjar menggelar berbagai acara di Bogor hari ini. Mulai dari lari pagi, blusukan ke pasar, hingga bertemu dengan tokoh pemuda dan politik.

“Ketemu dengan tokoh masyarakat, terus kemudian konsolidasi partai pendukung. Kemudian rencana ngobrol dengan anak-anak muda dengan musisi atau yang kita pilih hari ini untuk kita bisa ngobrol lebih dalam. Dan tadi dengan para musisi seniman saya dapatkan masukan yang cukup banyak,” katanya.

Ganjar mengungkap banyak undangan untuknya di Bogor, namun ia  meminta maaf belum bisa memenuhi semua undangan tersebut.

“Saya minta maaf tidak bisa satu-persatu, kita kerjakan pada hari ini. Ya saya bikin roadshow lah untuk bayar utang yang dulu itu,” jelasnya. (detik.com)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Dorong Emas Jadi Pilar Baru Ekonomi Setelah CPO dan Nikel

BRIEF.ID - Indonesia kini mendorong emas menjadi pilar baru...

Indonesia Diprediksi Jadi Bright Spot Emerging Market di 2026

BRIEF.ID - Indonesia diprediksi menjadi bright spot emerging market...

Polri Mulai Terapkan KUHP dan KUHAP Baru

BRIEF.ID - Polri memastikan akan terapkan KUHP dan KUHAP...

Prediksi Ekonomi Dunia Tahun 2026 Versi The Economist dan WEF, Tahun Transisi Penuh Disrupsi

BRIEF.ID - Tahun 2026 dinilai menjadi tahun transisi penuh...