Film “Indiana Jones and The Dial of Destiny” Tayang Mulai 30 Juni 2023

BRIEF.ID –  Sequel   Indiana Jones 5 berjudul “Indiana Jones and The Dial of Destiny” siap tayang di berbagai bioskop mulai  30 Juni 2023, setelah diputar perdana di ajang Festival Film Cannes di Prancis.

Sutradara Steven Spielberg yang  menyutradarai 4 sequel   Indiana Jones sebelumnya sangat mengapresiasi kehadiran  lanjutan film itu, yang saat ini disutradarai James Mangold.

“Semua orang menyukai film ini. Benar-benar film Indiana Jones yang keren. Saya sangat bangga atas apa yang telah dilakukan Jim (James Mangold) pada  film ini, ditambah lagi saya berkesempatan menyaksikan bersama para eksekutif Disney,” kata Spielberg saat berbicara pada   Time 100 Summit,  yang disiarkan Rabu (26/4/2023) waktu setempat atau Kamis (27/4/2023).

“Indiana Jones and the Dial of Destiny” adalah film kelima yang diproduksi  waralaba Disney,  yang tidak disutradarai  Spielberg.  

Sebelumnya, Spielberg  telah menyutradarai  empat judul  Indiana Jones, dimana  film pertama adalah “Raiders of the Lost Ark” yang tayang pada 1981. Selanjutnya,  “Indiana Jones and the Temple of Doom” (1984), “Indiana Jones and the Last Crusade”  (1989), dan “Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull” (2008).

“Saat lampu teater dinyalakan, saya menoleh ke penonton lainnya dan berkata, ‘Sial! Saya pikir saya adalah satu-satunya orang yang tahu bagaimana membuat salah satu dari waralaba ini,” kata Spielberg.

Sequel Indiana Jones 5 kembali mengikuti petualangan arkeolog Henry Walton  Indiana Jones yang diperankan  Harrison Ford dengan latar akhir 1960-an. Pada film  ini, Indiana Jones berusaha  meredam   bangkitnya Nazi.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Uni Eropa Sebut Kebijakan AS Dorong Kenaikan Harga

BRIEF.ID - Uni Eropa atau European Union (EU) merespons...

Menakar Dampak Tarif Impor 32% AS untuk Neraca Perdagangan Indonesia dan IHSG

BRIEF.ID - Pemberlakuan tarif impor terhadap 160 negara, yang...

Kanselir Scholz Kecam Penerapan Tarif Impor AS

BRIEF.ID - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan...

Penerapan Tarif Resiprokal AS, Indonesia Disarankan Perkuat Perdagangan BRICS

BRIEF.ID – Ekonom Hans Kwee menyarankan Pemerintah Indonesia  memperkuat...