BRIEF.ID – Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Amerika Serikat (AS) yang juga Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Perkasa Roeslani menegaskan komitmen Indonesia memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan AS.
Penegasan itu disampaikan Rosan dalam pertemuan dengan Perwakilan Dagang AS Katherine Tai di Washington DC, AS, pada awal pekan ini.
“Saya menggelar pertemuan dengan Ambassador Katherine Tai, Perwakilan Dagang Amerika Serikat. Kami membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia – Amerika Serikat,” kata Rosan melalui keterangan tertulis yang diterima Jumat (18/8/2023).
Dalam pertemuan itu, Rosan yang juga dipercayakan menjabat Chairman ASEAN Committee in Washington DC (ACW) tahun 2023 menjelaskan posisinya selaku Dubes RI untuk AS.
“Saya menyampaikan mengenai posisi saya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat sehubungan penugasan baru sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara dan harapan agar hubungan kerja dan pertemanan kami dapat terus terjalin baik,” jelas dia.
Selain itu, lanjutnya, disepakati untuk terus mendorong dan memajukan negosiasi Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) bagi terwujudnya kerja sama ekonomi yang konkret dan saling menguntungkan Indonesia-AS.
Seperti diberitakan, pada Indo-Pacific Economic Framework Ministerial Meeting (IPEF-MM), 17 Mei 2023 di AS, para menteri dan pejabat Senior dari 14 negara anggota IPEF, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Fiji, India, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam, membahas status negosiasi, khususnya kemajuan Pilar IV.
Para mitra IPEF terus memperkuat penerapan langkah-langkah antikorupsi dan inisiatif perpajakan yang efektif, termasuk meningkatkan kerja sama dalam peningkatan kapasitas dan bantuan teknis.